Rabu, 17 Jun 2026 17:06 WIB

DPRD Ponorogo Soroti SilpaRp318 M, Pemkab Jelaskan karena Pandemi

Rapat paripurna DPRD Ponorogo. (Foto: DPRD Ponorogo)
Rapat paripurna DPRD Ponorogo. (Foto: DPRD Ponorogo)

Ponorogo - Delapan fraksi DPRD Ponorogo menyoroti Sisa Lebih Pelaksanaan Anggaran (Silpa) di APBD 2021 sebanyak Rp318 miliar. Pihak Pemkab pun menyadari hal tersebut terjadi karena dampak pandemi Covid-19.

"Seluruh pandangan umum fraksi sebagian besar mempertanyakan kaitannya dengan pelaksanaan 2021 yang kemarin banyak kegiatan yang belum terealisasikan. Salah satu diantaranya adalah kaitannya dengan anggaran Silpa 300 miliar lebih," ujar Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, Senin (4/7/2022)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia merinci penyumbang Silpa tahun 2021 berasal dari Silpa Kas Daerah (Kasda) Rp184 miliar yang sudah ditentukan penggunaanya itu Rp47,1 miliar dan yang belum direncanakan Rp137 miliar.

Silpa kas kebendaharaan Rp15 ribu, Silpa kas di bendahara pengeluaran Rp1,1 juta, Silpa kas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)/ Puskesmas Rp123 miliar, Silpa kas dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) Rp270 juta, dan Deposito kas RSUD dr Harjono Rp10 miliar.

"Jadi paling tinggi di Silpa kas BLUD dan Puskesmas Rp123 miliar. RSUD Rp120 Miliar dan Puskesmas Rp3 miliar," katanya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjelaskan terbanyak Silpa di BLUD, karena pada saat pandemi ada yang terserap atau tidak. Sehingga tidak bisa diapakan-apakan oleh pemerintah.

"Kita belajar tahun lalu. Tahun ini tidak akan mengalami seperti pada tahun 2021 kemarin. BLUD saja Rp123 miliar tercecer di (RSUD) dr Harjono di Puskesmas 31 BLUD, jumlahnya signifikan," terangnya.

Menurutnya, sisa itu menjadi bagus bagi Pemkab Ponorogo. Dari sisa Silpa itu bisa direncanakan untuk rumah sakit UGD terpadu di RSUD dr Harjono.

Baca Juga: Tekan Pengeluaran Gaji, Pemkab Tulungagung Batasi Pengangkatan ASN

"Kita dianggap salah perencanaan, kinerja, dianggap kurang cekatan. Kita di tengah pandemi yang penuh dengan regulasi. Ini rezeki anak soleh, untuk membangun rumah sakit di sana," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.