Sabtu, 20 Jun 2026 11:13 WIB

Vaksinasi PMK Tahap 1 di Lamongan Ditarget Rampung Sebelum Idul Adha

Penyaluran dosis vaksin di Desa Gintungan oleh tenaga lapangan Disnakeswan Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Penyaluran dosis vaksin di Desa Gintungan oleh tenaga lapangan Disnakeswan Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Tahap pertama ada 7 ribu dosis yang ditargetkan selesai pada Kamis (7/7/2022) atau sebelum Idul Adha. Dari 7 ribu dosis vaknin PMK, saat ini telah terdistribusikan sebayak 5.537 dosis di 8 kecamatan zona hijau wabah PMK.

Juru Bicara Satgas PMK Lamongan Drh. Rahendra mengatakan, sisa vaksin per hari ini tinggal 1.463 dosis. Vaksinasi PMK di Lamongan menyasar sapi betina pembibit dan pedet atau anakan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Hingga saat ini, vaksinasi berjalan lancar. Tidak ada penolakan dari peternak. Dosis yang tersisa rencananya rampung sebelum Idul Adha," ungkap Rahendra, Senin (4/7/2022).

Meski vaksin PMK tahap pertama sudah terserap, Rahendra belum mengetahui droping vaksin untuk sapi lainya untuk daerah Lamongan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Masih menunggu instruksi. Nantinya kami melakukan pendataan ulang terkait virus PMK by name by address. Terutama di desa berstatus hijau," urai Rahendra.

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan, dari 3.754 populasi sapi yang ada, terdapat 2.885 ekor yang tertular. Sebanyak 643 ekor sapi sudah sembuh, 22 ekor sapi mati, 68 ekor dijual, dan 28 ekor dipotong paksa. Kemudian tersisa ternak yang masih sakit sebanyak 2.124 ekor.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Wabah PMK di Lamongan telah menyebar ke 25 kecamatan di Lamongan. Hanya tersisa 2 kecamatan yang bebas PMK, yaitu Kecamatan Deket dan Karangbinangun.

"Ternak kambing dari total 30 ekor, yang sembuh 21 ekor, mati 2 ekor, dan hanya tersisa 7 ekor yang masih sakit," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.