Selasa, 16 Jun 2026 00:15 WIB

Begini Kesaksian Anak Ditusuk Ayah Kandung di Wagir Malang

Korban penusukan oleh ayah kandung, IF.(Foto: Rizal Adhi Pratama)
Korban penusukan oleh ayah kandung, IF.(Foto: Rizal Adhi Pratama)

Malang - Kasus penusukan suami terhadap istri dan anaknya terjadi di Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Pelaku berinisial BFY (41). Sedangkan korban adalah LU (39) dan IF (21).

Dalam tragedi tersebut, IF mengalami luka tusuk di bagian perut. Ia sempat menceritakan kisah nahasnya. Menurutnya, sang ayah sudah meneror sejak 3 bulan lalu.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Sebelum kami pindah ke rumah nenek, mama, saya, dan 2 adik saya selalu diancam akan dibunuh. Itu membuat kami akhirnya memutuskan pulang ke rumah nenek," bebernya saat ditemui, Sabtu (02/07/2022).

BFY masih terus mengancam saat istri dan 3 anaknya sudah pindah ke rumah mertua. Ia bahkan sampai bawa pisau besar disarungkan di pinggang belakang. Sampai pada Selasa (28/06/2022) sekitar pukul 15.00 WIB, insiden nahas terjadi.

"Ayah saya waktu itu tiba-tiba datang dan gedor-gedor pintu kamar mandi, di dalam ada mama. Lalu terjadi cekcok, Mama minta cerai karena sudah capek. Ayah nggak mau berhenti narkoba. Terus nggak mau kerja yang wajar-wajar saja, kerjanya sabung ayam," terangnya

"Lalu kan saya dan adik teriak-teriak. Akhirnya saya dan mama ditusuk. Katanya dia sudah izin ke makam adik saya yang sudah meninggal untuk membunuh mama. Saya sempat keluar tapi nggak ada yang menolong. Padahal banyak orang lihatin, mungkin karena takut," sambungnya.

Saat kejadian, banyak warga sekitar yang berkerumun. Tapi tak ada yang berani melerai atau bahkan menangkap BFY.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Saat itu, mama saya terus ditusuk berkali-kali. Baru saat mama saya jatuh, dia langsung kabur. Kabur pun dia jalan kaki. Orang di depan nggak ada yang mencegah kabur," ungkapnya.

Bahkan, IF sampai harus datang sendiri ke Polsek Wagir untuk melapor. Padahal tubuhnya masih bersimbah darah.

"Dia kabur, saya langsung lapor ke polsek, tujuannya biar langsung ditangkap. Tapi itu enggak, jadi kayak kurang tanggap orang polseknya. Soalnya kan ayah saya jalan, bwliau juga kalau jalan jauh capek. Otomatis kalau dikejar masih bisa ditangkap," tuturnya.

"Tanggapan dari polsek saat lapor itu slow. Jadi slow-nya itu pas saya lapor dengan penuh darah, dia bilang sudah yang penting mamanya diselamatkan dulu. Padahal selain bisa menyelamatkan mama, masih ada yang bisa mengejar. Laporan diterima, tapi penanganannya kurang sigap," protesnya.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Terakhir, IF tahu jika saat ini kasusnya sudah ditangani pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang.

"Harapan saya segera diproses dan ditindaklanjuti. Kami kan dari warga kecil. Karena semua keluarga ada rasa khawatir karena orangnya belum ditangkap," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.