Selasa, 16 Jun 2026 16:42 WIB

Gerindra dan PKB Berkoalisi, Anwar Sadad Sebut Capres-Cawapres Masih Rahasia

Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad bersama para petinggi PKB (Foto: Gerindra Jatim/jatimnow.com)
Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad bersama para petinggi PKB (Foto: Gerindra Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Partai Gerindra dan PKB sepakat membangun koalisi untuk Pemilu 2024. Kerja sama politik antar kedua partai itu pun disepakati hingga ke tingkat provinsi.

"Masih pembicaraan dengan perwakilan DPW PKB Fauzan Fuadi. Kebetulan beliau semalam juga hadir bareng saya. Kalau sudah di tingkat DPP, ya segeralah kami ketemu di tingkat provinsi," jelas Ketua Gerindra Jatim, Anwar Sadad, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Sadad menjelaskan, koalisi antara Gerindra dan PKB itu nantinya akan disampaikan hingga pengurus di tingkat kabupaten dan kota. Sehingga tidak menutup kemungkinan pasca-Pileg digelar, koalisi itu akan terus berjalan hingga Pilkada.

"Harapan kami, Gerindra Jatim bisa koalisi juga dengan PKB di Pilpres sampai Pilkada. Kesepakatan ini bagus. Namun angin yang dibuka DPP biarkan berembus ke daerah semakin meluas," jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Jatim itu juga membuka kesempatan bagi partai lain untuk bergabung dengan koalisi Gerindra-PKB.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Memang koalisi Gerindra-PKB ini lebih maju dari pada isu-isu sebelumnya. Dan tentu dari statement pimpinan pusat, membuka peluang untuk partai lain bergabung," ungkap Sadad.

Saat ditanya soal sosialisasi Prabowo-Muhaimin ke daerah, Sadad menyebut sosok calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) masih dirahasiakan.

"Selama ini keinginan pencapresan Pak Prabowo itu baru satu pihak, yakni dari kader Gerindra. Seluruh kader menginginkan Pak Prabowo sebagai presiden dan kader siap berjuang semaksimal mungkin memenangkan Pak Prabowo. Namun, sampai hari ini belum ada jawaban dari beliau (Prabowo)," papar Sadad.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Keluarga Ponpes Sidogiri itu berharap, semua pihak bisa menunggu soal sosok capres-cawapres koalisi PKB-Gerindra ini.

"Jadi, jangan muncul spekulasi macem-macem lah, karena nggak ada keputusan apapun. Nanti keputusannya di Rapimnas soal capres-cawapres," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.