Selasa, 16 Jun 2026 12:22 WIB

Noda Vandalisme Kadet Soewoko di Lamongan Langsung Dibersihkan

DLH dan Kodim 0812 Lamongan saat membersihkan vandalisme di patung Kadet Soewoko. (Foto: Adyad Ammy Iffansah)
DLH dan Kodim 0812 Lamongan saat membersihkan vandalisme di patung Kadet Soewoko. (Foto: Adyad Ammy Iffansah)

Lamongan - Noda vandalisme pada patung pahlawan Kadet Soewoko di Lamongan kini sudah terhapus. Pihak berwenang setempat bergerak serempak menghapus noda akibat aksi kurang bermoral tersebut.

Terlihat beberapa petugas dari Kodim 0812 Lamongan dan Pemkab Lamongan dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung membersikan vandalisme yang merekat kuat di bagian monumen patung tersebut.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala DLH Lamongan, Anang Taufik mengungkapkan aksi vandalisme itu baru terjadi beberapa hari lalu. Hal itu dibuktikan Anang melalui material cat yang masih basah.

"Langsung saya cek, dan dihapus oleh petugas kami, sekarang sudah bersih," ungkap Anang, Jumat (1/7/2022).

Melihat aksi vandalisme tersebut, Anang turut mengecam perilaku kurang terpuji itu. Alasannya karena, vandalisme dilakukan di patung bersejarah sosok seorang pahlawan.

"Tuhan, ulahnya siapa itu. Kurang mengerti nilai sejarah pelakunya," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Hal yang sama juga dilakukan, Kodim 0812 Lamongan. Kasdim 0812, Mayor. Arh. IGN Putu Ardana menerjunkan anggotanya di Koramil Lamongan untuk menghapusnya.

"Sudah, sudah dibersihkan oleh anggota, sekarang sudah bersih," tandasnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sekilas, Kadet Soewoko adalah sosok yang dikenal karena perjuangannya melawan Belanda pada masa Agresi Militer kedua Belanda. Berdasarkan catatan sejarah, kisah heroik perjuangan Kadet Soewoko tersebut terjadi pada Minggu, 9 Maret 1949 menjelang siang.

Ketika itu, Soewoko mendapat laporan penduduk kalau ada truk tentara Belanda yang mengangkut 12 tentara Belanda terperosok di parit wilayah Desa Parengan, Kecamatan Maduran. Berbekal persenjataan seadanya, regu Kadet Soewoko ini tetap bersepakat akan menyerang tentara Belanda.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.