Kamis, 18 Jun 2026 15:38 WIB

Suami Pembacok Istri di Ngawi itu Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Suami di Ngawi yang membacok istrinya (Foto: Humas Polres Ngawi)
Suami di Ngawi yang membacok istrinya (Foto: Humas Polres Ngawi)

Ngawi - Edi Budiono (40), suami yang membacok Binti (29), istrinya di Ngawi, ternyata residivis kasus pembunuhan. Dia baru 10 hari keluar dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kanit Kriminal khusus, Satreskrim Polres Ngawi, Iptu Badrudin menyebut bahwa pelaku terlibat kasus pembunuhan pada Tahun 2016. Saat itu dia membunuh seorang dukun atau paranormal.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Setelah disidang, pelaku dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim. Lantaran mendapat asimilasi Covid-19 dan pembebasan persyaratan (PB), dia keluar lapas 10 hari lalu.

"Dan saat ini pelaku terlibat penganiayaan terhadap istrinya," jelas Badrudin, Kamis (30/6/2022).

Menurut Badrudin, setelah membacok istrinya di rumah mertuanya Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pelaku menyerahkan diri ke polisi.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Pelaku takut dimassa oleh warga, akhirnya menyerahkan diri ke Polres (Ngawi)," tandasnya.

Sebelumnya melakukan pembacokan, pelaku melihat sebuah foto di handphone (HP) istrinya. Dalam foto itu terlihat istrinya dicium orang lain di tempat wisata. Keduanya lalu terlibat cekcok, sehingga korban dengan anaknya pulang ke rumah orangtuanya di Kedunggalar.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Pelaku lalu mendatangi rumah mertuanya itu, sekitar pukul 06.30 WIB, Kamis (30/6/2022). Dia datang ke sana untuk mengantar baju anaknya. Dan saat pintu dibuka, pelaku dan istrinya kembali cekcok.

Saat cekcok, pelaku menuju dapur mengambil parang. Tanpa banyak kata, dia membacok istrinya. Korban lalu lari ke halaman rumah hingga dibantu warga untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngawi karena terluka pada bagian jidat dan tangan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.