Sabtu, 20 Jun 2026 20:05 WIB

Heboh Emak-emak Lamongan Tutupi Nopol Pakai Celana Dalam, Ini Tanggapan Polisi

Tangkapan layar video emak-emak di Lamongan kendarai motor dengan pelat nomor polisi tertutup celana dalam (Foto: Akun Instgaram @berita_lamongan_)
Tangkapan layar video emak-emak di Lamongan kendarai motor dengan pelat nomor polisi tertutup celana dalam (Foto: Akun Instgaram @berita_lamongan_)

Lamongan - Satlantas Polres Lamongan menanggapi viralnya video emak-emak berkendara dengan plat nomor tertutup celana dalam untuk hindari kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan tindakan tersebut merupakan bagian dari ekspresi masyarakat, meski terkesan berlebih-lebihan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Ya, saya baru tahu malahan, bikin heboh," kata Aristianto, Kamis, (30/6/2022).

Dijelaskan Aris, ETLE ini ditujukan agar para warga yang berkendara bisa tertib berlalu lintas. Lebih jauh lagi, bisa menekan angka kecelakaan akibat kelalaian berkendara.

"Selain itu, tentu saja tujuan penerapan ETLE mobile ini agar meminimalisir pertemuan petugas dengan pelanggar yang berpotensi terjadinya penyimpangan. Disamping itu dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas untuk menyelamatkan anak bangsa," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Ia pun menerangkan tentang cara kerja ETLE yang tersemat di Mobil Incar tersebut. Diakuinya seluruh tahapan tilang direkam dan dijalankan oleh sistem.

"Polres Lamongan maupun Polres di Jawa Timur sedang menggelorakan E-TLE Mobile/Incar dimana kendaraan ini dapat merekam semua pelanggaran lalu lintas yang dilewati mobil ini secara sistem AI (Artificial Intelligent)," lanjutnya.

Kendaraan ETLE Mobile/ Incar ini, ujar Aris, digunakan di jalan raya wilayah Kabupaten Lamongan. Polantas penggagas Inovasi TACS itu berharap agar kesadaran tertip berkendara bisa tumbuh di lingkup masyarakat.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Kami mengimbau serta mengajak masyarakat dan pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.

Tangkapan layar video emak-emak berdaster berkendara dengan plat nomor tertutup CD. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.