Minggu, 21 Jun 2026 01:55 WIB

Komitmen Mas Dhito Buka Lapangan Kerja untuk Disabilitas di Pemerintahan

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 28 Jun 2022 18:57 WIB
Mas Dhito dan Mbak Cicha bersama wisudawan SLB C Dharma Wanita Pare (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito dan Mbak Cicha bersama wisudawan SLB C Dharma Wanita Pare (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) berkomitmen untuk memberikan jaminan hak bekerja bagi penyandang disabilitas pada instansi pemerintahannya.

Bagi Mas Dhito, pemerintah harus memberikan hak dan kesempatan pekerjaan yang sama bagi kaum rentan tersebut.

Baca Juga: Lewat Sentuhan Magisnya, Evangeline Santoso Ubah Keterbatasan Jadi Kekuatan

"Saya selalu katakan, minimal kalau bisa 10 persen ada teman-teman dari disabilitas yang bisa membantu pekerjaan-pekerjaan yang ada di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kediri," ujar Mas Dhito usai menghadiri wisuda siswa-siswi Kelas XII SLB C Dharma Wanita Pare, Selasa (28/6/2022).

Mas Dhito mengaku bangga melihat siswa-siswi SLB yang semangat bersekolah dan menyelesaikan pendidikannya hingga wisuda. Menurutnya, perlu untuk dipikirkan bekal apa yang bisa diberikan terhadap lulusan SLB Dharma Wanita ini.

"Kira-kira anak ini punya kemampuan apa, apakah jangan-jangan punya kemampuan IT, make up, tata rias, memasak atau kemampuan apapun yang nantinya akan kita berikan tempat di dalam Pemerintahan Kabupaten Kediri," tambah Mas Dhito.

Sejauh ini, Pemkab Kediri dalam rekruitmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga telah memberikan formasi khusus untuk penyandang disabilitas. Meski terbatas, tapi dipastikan setiap pengadaan ASN formasi untuk disabilitas selalu tersedia.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dalam wisuda tersebut, Mas Dhito juga memberikan hadiah bagi 11 wisudawan untuk menginap di hotel bersama orangtua masing-masing. Termasuk untuk guru-guru dan kepala sekolah, dia berjanji akan meningkatkan kesejahteraan dengan tambahan insentif.

"Saya selaku kepala daerah yang pertama mengucapkan selamat. Selamat itu enggak cuman buat siswa-siswinya, tapi selamat bagi bapak ibu guru yang sudah berhasil mendidik sampai dengan hari ini," pungkasnya.

Sementara Ketua Yayasan Dharma Wanita Eriani Annisa Hanindhito (Mbak Cicha) yang juga hadir dalam wisuda itu berharap ilmu yang diperoleh bisa menjadi bekal bagi kehidupan anak-anak kedepan untuk bisa mandiri.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Anak-anak ini sama dengan anak-anak pada umumnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Minimal mereka bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri, lebih mandiri dan tidak tergantung pada orang lain," tuturnya.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.