Rabu, 17 Jun 2026 17:30 WIB

Pemkab Lamongan Berhasil Kendalikan Wabah PMK, Berikut Faktanya

Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf, didampingi Sekda Moh Nalikan usai melepas petugas lapangan vaksinator PMK (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf, didampingi Sekda Moh Nalikan usai melepas petugas lapangan vaksinator PMK (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf menyebut bahwa pihaknya berhasil mengendalikan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal itu didasari jumlah kematian hewan ternak yang tergolong rendah.

Meski masuk dalam kategori daerah dengan wabah PMK, Rouf menyatakan jika penyebaran PMK di Lamongan tergolong masih terkontrol dan dalam batas wajar.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Jadi Lamongan ini masuk daerah yang bisa mengendalikan wabah PMK," ujar Rouf di sela-sela pemberangkatan petugas vaksinasi lapangan di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat, Selasa (28/6/2022).

Menurut Rouf, jumlah kematian hewan ternak akibat PMK di daerah lain menyentuh angka ratusan. Sedangkan di Lamongan masih terkendali.

"Di daerah lain, diberitakan ratusan yang mati. Itu karena apa? Ya karena los (kurangnya antisipasi dini)," paparnya.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Dari data yang diperoleh jatimnow.com, jumlah hewan ternak yang mati akibat PMK di Lamongan memang sangat minim. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mencatat, kematian sapi akibat PMK hanya 21 ekor dan dipotong paksa 29 ekor.

Keberhasilan Pemkab Lamongan melalui pengambilan kebijakan bisa jadi acuan utama. Dua pasar hewan di Kota Soto itu ditutup sejak awal merebaknya PMK.

"Di Lamongan sejak awal pertamakali terdeteksi (PMK), pasar-pasar hewan langsung ditutup. Itu sebagai langkah antisipasi," tambahnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Meski begitu, Rouf menyebut ada beberapa catatan yang perlu dilakukan Pemkab Lamongan untuk menekan penyebaran PMK yang kini menyebar di 23 kecamatan.

Dari data terbaru, 2.449 ekor sapi dari 3.214 populasi terjangkit PMK. Namun jumlah terpapar juga terus diimbagi dengan angka kesembuhan yang terus bertambah setiap harinya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.