Jumat, 12 Jun 2026 11:16 WIB

Penerbitan SLF Gedung Lambat, DPRD Surabaya Sarankan Tambah Konsultan

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna.(Foto: dok. jatimnow.com)
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna.(Foto: dok. jatimnow.com)

Surabaya - DPRD Surabaya menyoroti lambatnya penerbitan Surat Leik Fungsi (SLF) gedung-gedung di Surabaya. Dari data yang dimiliki DPRD, total ada 3000 gedung yang semestinya mengantongi SLF. Namun hingga saat ini baru 49 gedung.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali menggelar rapat dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang di gedung dewan. Tapi tak pernah diberi salinan data-data total gedung yang belum mengantongi SLF.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Kami minta datanya sampai dengan detik ini tidak diberikan," ucap Ayu sapaan akrabnya, Selasa (28/6/2022).

Lambatnya penerbitan SLF juga mempengaruhi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pahlawan.

"Kami ini di sisi tim pengawasan anggaran, kami ingin pemerintah kota mendapatkan PAD yang maksimal. Karena itu ekonomi sudah mulai bangkit, selesai pascaCovid-19 ini kami menyemangati pemkot segera mendapat PAD yang melimpah," katanya.

Sebelumnya dari laporan Dinas Cipta Karya, pihak Pemkot Surabaya telah menyurati sebanyak 500 pengelola gedung di Surabaya. Namun hingga saat ini baru 119 pengelola yang telah mendaftar. Maka tak heran jika muncul kecurigaan ada permainan terselubung yang dilakukan oknum-oknum di internal Pemkot Surabaya dengan para pengusaha.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

"Jadi kalau memang PAD mau bagus dan benar-benar besar, janganlah bermain-main sendiri gitu, jangan," sambung politikus Partai Golkar itu.

Pemkot Hanya Miliki Satu Konslutan Tangani SLF

Fakta baru dari penjelasan yang diterina Komisi A DPRD Surabaya, selama ini pemkot hanya merekomendasikan pengurusan SLF kepada satu konsultan saja untuk mengkaji kelayakan fungsi gedung-gedung di Surabaya.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

"Kami mendengar dari beberapa hotel yang telpon kami hanya diarahkan di satu konsultan. Nah, ini yang tidak baik. Jadi jangan hanya satu konsultan. Karena ada 3.000-an pemegang SLF, paling tidak 50 konsultan. Kalau cuma satu orang, nggak nutut satu orang saja. Surabaya ini banyak orang pintar," sambungnya.

Pihaknya menyarankan agar Pemkot Surabaya menambah konsultan agar proses pengkajian hingga penerbitan SLF di Surabaya cepat selesai.

"Ini menghambat karena setiap gedung berbeda kasus. Padahal mereka itu dipanggil dan kami dengar berita ini dari pengusaha-pengusaha. Nah, mulai dari sini kami akan kritisi, kalau hanya satu konsultan. Kalau hanya satu konsultan, ya kapan selesainya. Kalau dari 3.000 itu diurus 1 konsultan, kan nggak mungkin. Minim 50 itu konsultan, baru cepat. Dari 3.000, yang sudah selesai 49-an. Kan berarti masih ada 2.951," jelas Ayu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.