Selasa, 16 Jun 2026 06:13 WIB

Kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit di Kota Mojokerto

Mojokerto - Sebanyak 700 peserta Kirab Budaya Mojo Bangkit menampilkan kilas balik era kebangkitan Kota Mojokerto, mulai dari era Majapahitan, era Kadipaten Japan, era penjajahan dan masa perjuangan kemerdekaan.

Kirab Budaya Mojo Bangkit 2022 ini sukses menyedot perhatian ribuan warga Kota Mojokerto dan sekitarnya yang memadati sepanjang rute kirab mulai dari Jalan Surodinawan hingga Jalan Hayam Wuruk.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

Wali kota Ika Puspitasari mengatakan, kirab budaya Mojo Bangkit ini digelar dalam rangka rentetan hari jadi ke-104 itu tidak hanya menyuguhkan hiburan, namun juga sarat akan literasi sejarah Mojopahit.

"Semoga melalui Kirab Budaya Mojo Bangkit seluruh masyarakat Kota Mojokerto merasa terhibur sekaligus bisa mendapatkan pembelajaran terkait sejarah leluhur kita Mojopahit," kata Ika Puspitasari dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (26/6/2022).

Forkopimda beserta tamu undangan yang hadir disuguhi sejumlah hiburan tradisional, di antaranya tari sekar mojo, tari arya wiratama, fragmen tari tribuana tungga dewi (Dyah Kertawardhana dan Gajah Mada, prajurit melati putih), serta flashmob remo.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Kirab Budaya Mojo Bangkit juga turut dimeriahkan penampilan barongsai, bantengan, reog ponorogo, hingga gunungan serabi dan onde-onde.

Tidak hanya ribuan warga yang antusias menonton langsung, ratusan pedagang asongan pun turut ambil kesempatan menjual minuman, camilan, hingga mainan anak-anak di sepanjang rute kirab budaya.

Lebih lanjut melalui event tahunan ini, wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut ingin memulihkan kembali kejayaan Mojopahit di Kota Mojokerto.

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

"Semoga Allah memudahkan seluruh ikhtiar kita untuk memulihkan kembali kejayaan Mojopahit, Bumi Mojopahit di Kota Mojokerto yang kita cintai," pungkasnya.

 

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.