Senin, 22 Jun 2026 21:39 WIB

Burung di Goa Maharani Zoo Lamongan Hilang Misterius, Ternyata Ulah Orang Dalam

Ketiga pelaku pencurian burung di Mazzola Lamongan saat diamankan petugas kepolisian.(Foto :Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Ketiga pelaku pencurian burung di Mazzola Lamongan saat diamankan petugas kepolisian.(Foto :Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Puluhan koleksi satwa di Goa Maharani Zoo Lamongan (Mazola) hilang misterius. Terhitung sebanyak 65 ekor burung berjenis Sun Conure raib dari kandangnya.

Berdasarkan laporan yang diterima jatimnow.com, hilangnya burung pertama kali terjadi pada Agustus 2021. Yakni dari 88 ekor berkurang menjadi 46 ekor. Kejadian kembali terulang pada 3 april 2022, dari 46 ekor berkurang jumlahnya menjadi 36 ekor. Kemudian pada 1 mei 2022, burung yang awalnya berjumlah 36 ekor berkurang lagi menjadi 23 ekor. Jadi total burung yang hilang berjumlah 65 ekor.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

"Polsek Paciran menerima laporan kehilangan satwa pada 23 Mei 2022. Itupun setelah mengetahui sejumlah kejanggalan," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, Sabtu (25/6/2022).

Selain puluhan burung yang hilang, supervisor animal departement juga sempat mendapatkan informasi dari kapten dan keeper kandang bahwa beberapa bulan lalu kunci kandang sempat berpindah dari tempat persembunyiannya. Disebutkan pula, gembok kandang mengalami kerusakan. Rantai pengait pintu kandang juga mengalami putus seperti bekas gergajian.

"Akibat kejadian ini, tempat wisata mengalami kerugian ditafsir mencapai Rp130 juta," tambah Anton.

Baca Juga: Pegawai Honorer Kota Probolinggo Nekat Curi Traktor di Gudang DKP3

Setelah beberapa saat melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menetapkan 3 tersangka pencurian yang ternyata seorang karyawan. Yakni, EK (50), warga Dusun Penanjan, Desa/Kecamatan Paciran. Dia merupakan koordinator security. Kemudian EPL (30), warga Desa Kranji, Kecamatan Paciran, sebagai petugas security dan MS (29), warga Desa Tunggun, Kecamatan Paciran, sebagai petugas keeper.

"Berawal dari pengakuan EK yang berkembang ke EPL berlanjut ke MS. Selanjutnya pelaku diamankan di Polsek Paciran untuk pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Polisi akan menjerat mereka dengan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke (1), (3),(4) dan ke (5) KUHPidana.

"Kami masih melakukan pemeriksaan keterangan dan melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kasus ini," pungkas Anton.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.