Minggu, 14 Jun 2026 20:39 WIB

Ruang Kelas Sekolah di Trenggalek Ambruk Tertimpa Longsor

Ruang kelas Sekolah Satu Atap di Trenggalek yang ambruk. (Foto: Polsek Kampak for jatimnow.com)
Ruang kelas Sekolah Satu Atap di Trenggalek yang ambruk. (Foto: Polsek Kampak for jatimnow.com)

Trenggalek - Intensitas hujan tinggi yang terjadi menyebabkan sebuah bangunan Sekolah Negeri Satu Atap di Trenggelek ambruk karena longsor. Satu ruang milik sekolah negeri yang berada di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak ini rusak total setelah tanahnya mengalami longsor.

Aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut untuk sementara ditiadakan. Pihak sekolah berencana akan memindahkannya ke sebuah gedung tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kapolsek Kampak Iptu Andi Salbi, mengatakan peristiwa sekolah yang roboh tersebut terjadi dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Tebing yang menyangga pondasi sekolah ini longsor sehingga ruang kelas diatasnya ambruk.

"Peristiwanya dini hari tadi, saat itu tanah yang ada di bagian belakang sekolah longsor, kondisi tersebut menyeret konstruksi gedung yang ada di atasnya," ujarnya, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sebelumnya kawasan tersebut selama dua hari terakhir ini diguyur hujan deras. Pihak sekolah sebenarnya sudah melaporkan kondisi kelas yang terancam longsor ini ke dinas terkait. Beberapa bagian ruang temboknya juga retak sebelum kejadian ini.

"Sebenarnya sudah dilaporkan namun belum ada tindakan dan akhirnya ambruk hari ini," tuturnya.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Ambruk di Tulungagung Rencananya Dimulai Agustus Mendatang

Menurut Andi, sedikitnya terdapat 3 desa di wilayahnya yang terdapat potensi bencana longsor. Yakni wilayah Desa Ngadumulyo, Timahan dan Karangrejo. Daerah tersebut memiliki kontur tebing sehingga rawan terjadi longsor saat hujan deras turun.

"Kita juga mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan waspada," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.