Kamis, 18 Jun 2026 09:01 WIB

Ibu Lima Anak di Mojokerto Meninggal, Diduga Jadi Korban KDRT

Ruang pemulasaraan RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto (Foto: Nor for jatimnow.com)
Ruang pemulasaraan RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto (Foto: Nor for jatimnow.com)

Mojokerto - Sulamsih (43), ibu lima anak asal Desa Ngabar, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Terduga pelaku adalah suami sambung korban berinisial St. Korban meninggal setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Nganjuk pada Rabu (22/6/2022) malam.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Anak korban, Fajar mengaku belum mengetahui penyebab meninggalnya ibunya. Namun dirinya yakin jika ibunya menjadi korban KDRT dari ayah tirinya.

"Meninggalnya kemarin malam di Rumah Sakit Nganjuk. Apakah ada penganiayaan atau seperti apa saya kurang tahu. Yang tau jelas itu kakak saya yang ikut sama ibu dia bernama Fani yang tahu," ujar Fajar di kamar pemulasaraan RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Sementara salah satu anggota lembaga swadaya masyarakat, Ajib Idayasri menjelaskan, Sulamsih diduga kuat menjadi korban KDRT.

"Dugaannya karena penganiyaan. Itu kita dapat dari keterangan anaknya. Bahkan anaknya bilang, ibunya ini sudah kerap dianiaya sejak pertengahan bulan puasa dulu," papar Ajib.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Menurut Ajib, dari keterangan anak korban, terduga pelaku sempat membawa korban ke salah satu padepokan selama 18 hari dengan alasan pengobatan. Namun keluarga tidak diperbolehkan menjenguk, sehingga anak korban membawanya ke rumahnya di Nganjuk untuk mendapatkan perawatan.

"Usai mengetahui korban meninggal dunia, katanya suami sambung ini kabur. Keluarga akhirnya memilih jalur hukum dan meminta jasad korban diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian, apakah ada unsur penganiayaan atau seperti apa ini masih kita tunggu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.