Senin, 22 Jun 2026 22:32 WIB

Pagu Puluhan SMPN di Tulungagung Belum Terpenuhi, PPDB Diperpanjang

Wali murid melakukan pendaftaran ulang di salah satu SMP. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Wali murid melakukan pendaftaran ulang di salah satu SMP. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Puluhan SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung belum terpenuhi pagunya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Jumlah peserta PPDB yang mendaftar tidak terlalu banyak sehingga masih menyisakan beberapa kursi untuk siswa baru.

Pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat akan membuka gelombang kedua PPDB ini. Diharapkan jumlah pagu tiap sekolah akan terpenuhi dalam pendaftaran gelombang kedua tersebut. Pendaftaran akan dibuka selama 2 hari pada tanggal 24 dan 25 Juni.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, Rahadi Bintara mengatakan total jumlah SMPN sebanyak 48 sekolah. Dari jumlah tersebut terdapat 28 sekolah yang jumlah pagunya belum terpenuhi dalam PPDB kemarin. Mayoritas sekolah tersebut berada di wilayah pinggiran seperti Kecamatan Sendang, Bandung dan Rejotangan.

"Untuk wilayah perkotaan semua pagu SMPN rata-rata terpenuhi, yang masih kurang mayoritas wilayah pinggiran," ujarnya, Selasa (21/06/2022).

Menurut Rahadi terdapat sejumlah faktor yang membuat pagu sekolah ini belum terpenuhi. Diantaranya banyaknya jumlah SMP swasta maupun negeri di wilayah tersebut.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Selain itu angka kelulusan siswa SD di wilayah juga berpengaruh ke pendaftaran SMP. Pihak dinas sendiri masih akan melakukan evaluasi pasca pelaksanaan PPDB ini.

"Kita akan lakukan evaluasi setelah ini apa penyebab pagu di sekolah tidak terpenuhi pada pelaksanaan PPDB," tuturnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Dalam PPDB gelombang kedua ini tidak lagi mengguanakan sistem zonasi seperti yang diterapkan pada gelombang pertama. Jika nantinya jumlah pagu tetap tidak terpenuhi, proses belajar mengajar siswa akan tetap berlanjut.

"Berapapun jumlah siswa di sekolah tersebut akan tetap berlangsung proses belajar mengajar," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.