Minggu, 21 Jun 2026 21:38 WIB

Akomodir Ratusan Dosen Raih Gelar Doktor, Unisla Lamongan Kucurkan Dana Miliaran

Rektor Unisla Prof Bambang Eko Muljono dan Ketua YPPTI Sunan Giri Ir. Wardoyo saat menjelaskan akomodasi dosen menempuh S3. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Rektor Unisla Prof Bambang Eko Muljono dan Ketua YPPTI Sunan Giri Ir. Wardoyo saat menjelaskan akomodasi dosen menempuh S3. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Universitas Islam Negeri Lamongan (Unisla) melakukan akselerasi peningkatan kompetensi para dosen. Dalan 2 tahun kedepan 150 dari 300 dosen ditarget mengantongi gelar doktor.

Meski merogoh kocek dari dana pribadi, Unisla mengungkap kesanggupannya untuk menyekolahkan ratusan dosen dengan target akreditasi unggul di tahun 2024.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Rektor Unisla Prof. Bambang Eko Muljono mengungkapkan program tersebut telah berjalan, 21 dosen dari fakultas teknik telah menempuh program pendidikan S3 di Universitas Tun Hussein Onn Malaysia.

"Akreditasi unggul, 50 persen dosennya harus mengantongi gelar doktor. Maka Unsila bersama YYPTI Sunan Giri yang diketuai Ir. Wardoyo telah menyekolahkan 16 dosen dari fakultas ekonomi untuk menempuh program doktor di Universitas Negeri 11 Maret Semarang, dan 21 lainya di Malaysia," ungkapnya Selasa, (21/6/2022).

Selain di Universitas Ton Hussein Malaysia, para dosen juga bakal menjajal program studi S3 di Universitas Mara Syah Alam Malaysia. Alasannya jelas, kata Bambang, guna menambah pengalaman dan eksplorasi suana keilmuan di luar negeri.

"Akreditasi unggul hanya untuk embel-embel, kita tidak cukup puas mengekspor keilmuan di negeri sendiri maka kita juga harus melihat perkembangan di daerah lain untuk kualitas SDM yang mempuni," urainya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Diakui Bambang, jalan terjal dengan merogoh kantong pribadi ini dinilai sebagai investasi, mengingat dosen di Unisla 98 persen merupakan akademisi muda.

"Dosen di Unisla ini 98 persen dosennya muda, sehingga ini merupakan SDM yang bisa sampai 20-25 tahun tetap produktif. Juga para dosen ini mayoritas warga Lamongan jadi bisa memicu lonjakan penumbuhan SDM di Lamongan," tegasnya.

Nantinya, seluruh biaya administrasi hingga biaya hidup akan ditanggung Unsila dan YPPTI Sunan Giri sebesar 70 persen, 30 persen pribadi, dan menyediakan pinjaman di koperasi.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"70 persen itu nilainya kira-kira Rp200 juta, agar para dosen ini dalam menempuh studi dengan tenang, keluarganya tidak terabaikan, sehingga para dosen bisa fokus mengikuti program Unisla mewujudkan Universitas unggul," paparnya.

Sedangkan di dalam negeri, dosen Unisla juga telah menempuh program studi S3 di sejumlah perguruan tinggi seperti Unej, Unesa, Unibraw, UNS, IPB, dan UGM.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.