Kamis, 18 Jun 2026 23:38 WIB

Untag Surabaya Lantik Satgas PPKS, Irmashanti: Kami Tidak Bisa Diintervensi

Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho melantik Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Rektor Untag Surabaya Prof Mulyanto Nugroho melantik Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memastikan tidak akan menolerir jika kasus tersebut terjadi di lingkungan mereka.

Satgas PPKS Untag juga tidak bisa diintervensi meski oknum pelaku tersebut merupakan pejabat tenaga kependidikan di lingkungan kampus yang dikenal sebagai kampus merah putih tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dan yang pasti kami tidak bisa diintervensi siapapun. Kami akan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," tegas Ketua Satgas PPKS, Irmashanti Danadharta, usai pelantikan Satgas PPKS, Senin (20/6/2022).

Ia menambahkan, usai dilantik pihaknya akan langsung bergerak untuk melakukan tugasnya. Seperti akan membuat kebijakan dengan menggodok aturan-aturan dalam pelaksanaan teknis.

"Misalnya jika terjadi sesuatu, bagaimana pelaporannya, penanganannya dan sebagainya," katanya.

Ia dan anggota, lanjut Irmashanti, akan sesegara mungkin melakukan sosialisasi kepada seluruh warga kampus tentang keberadaan satgas.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Sehingga seluruh warga kampus mengetahuinya. Dan ketika terjadi sesuatu, mereka tahu kemana harus mengadu," ungkapnya.

Irmashanti dilantik dan disahkan menjadi Ketua Satgas PPKS Untag bersama tujuh anggota yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan oleh Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, di Gedung Rektorat.

Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho mengatakan, pembentukan satgas ini sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) No 30/2021.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain itu, Untag melihat fenomena pelecehan seksual sudah banyak terjadi terutama di kampus, baik skala kecil atau besar, baik yang terekspos maupun tidak.

"Untag Surabaya berinisiatif untuk membentuk satgas ini walau di kampus kami tidak terjadi kekerasan seksual. Kami antisipasi agar ini tidak terjadi," ujar Prof Mulyanto.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.