Kamis, 18 Jun 2026 02:13 WIB

Puncak Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto, Ning Ita: Bangkit, Pesat, Hebat

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan sambutan (Foto: Vandi for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan sambutan (Foto: Vandi for jatimnow.com)

Mojokerto - Puncak Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto digelar di halaman Pendopo Sabha Mandala Tama, Senin (20/6/2022).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari optimis masyarakatnya mampu bersama-sama untuk Bangkit, Pesat dan Hebat.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

"Sebagai representasi semangat untuk bangkit dari Covid-19 dan bangkit dari keterpurukan. Optimis bangkit, pesat, hebat," terang Ning Ita-sapaan akran Wali Kota Ika Puspitasari saat memberikan sambutan.

"Sekaligus sebagai motivasi untuk menciptakan inovasi sehingga Kota Mojokerto semakin tumbuh berprestasi sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," sambung dia.

Walikota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menjelaskan, momentum hari jadi ini juga sebagai refleksi upaya keras dalam membangkitkan berbagai sektor, meliputi perekonomian, pendidikan, pariwisata dan strategis lain akibat dampak signifikan Pandemi Covid-19.

Puncak Hari Jadi ke-104 Kota MojokertoPuncak Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto

"Peringatan hari jadi adalah momentum yang strategis bagi kita semua untuk melakukan kilas balik terhadap derap pembangunan yang telah dilakukan di Kota Mojokerto, dengan berupaya semaksimal mungkin memperbaiki segala aspek yang masih belum sempurna," paparnya.

Menurut Ning Ita, pemerintah daerah terus fokus dalam peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, pariwisata, kearifan lokal budaya Majapahit untuk menyokong perekonomian masyarakat Kota Mojokerto menuju lebih baik.

"Sejak Tahun 2020 hingga 2022, Pemkot Mojokerto fokus pembangunan dan terus meningkatkan terutama di bidang ekonomi untuk pemulihan akibat Pandemi Covid-19 yang melalui berbagai inovasi-inovasi. Selain itu, ada program-program yang mendukung UMKM agar dapat bersaing ditingkat Nasional maupun global melalui program 4P yakni pelatihan, pendampingan, pemberian modal usaha dan pembentukan koperasi," terangnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto Tahun 2019 sempat mengalami kontrasi resesi yaitu minus 3,69 persen akibat dampak Covid-19. Namun berkat kerja keras dan sinergitas maka pertumbuhan ekonomi di Tahun 2021 berangsur pulih dan mengalami kenaikan menjadi 3,65 persen.

Meski kondisi Covid-19 tak menghalangi Pemkot Mojokerto melalui jajaran OPD untuk terus menciptakan inovasi-inovasi pelayanan publik serta inovasi tentang pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik selama 2019-2022, tercatat Human Development Index atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Mojokerto berada di atas IPM Provinsi Jatim maupun dan nasional yaitu sebesar 78,04 persen. Sedangkan Jatim di angka 72 persen serta nasional 71 persen.

Puncak Hari Jadi ke-104 Kota MojokertoPuncak Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

Pemkot Mojokerto juga telah melaksanakan pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata berbasis kebudayaan lokal dengan mengusung Spirit Of Majapahit, dengan infrastruktur yang bercorak Majapahit seperti Masjid Agung Al-Fattah, kantor-kantor pemerintah, taman publik jembatan penghubung, pasar rakyat, gapura di berbagai instansi dan kantor.

"Hal ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Spirit Of Majapahit dalam bentuk desain agar Kota Mojokerto terlihat kearifan lokal yang mengusung budaya Majapahit," ungkapnya.

Ning Ita menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto telah banyak berbenah hal ini dinilai dari terus menerus mendapat penghargaan-penghargaan setiap tahunnya, yaitu sebanyak 56 penghargaan nasional dan regional.

"Seluruh prestasi tersebut merupakan buah manis atas kerja keras dan sinergitas seluruh stakeholder serta komponen masyarakat, dengan penghargaan yang berhasil dicapai terus menjadi semangat untuk berinovasi untuk mewujudkan pelayanan publik yang terbaik yaitu pelayanan lebih responsif, inovatif dan berkelanjutan," pungkasnya. (ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.