Kamis, 18 Jun 2026 21:36 WIB

Aksi Pelemparan Botol Miras ke Rumah Sesepuh Pagar Nusa di Sidoarjo Terekam CCTV

Pak Wardoyo saat menunjukkan kaca yang pecah akibat lemparan botol. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Pak Wardoyo saat menunjukkan kaca yang pecah akibat lemparan botol. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Aksi pelemparan botol minuman keras (miras) ke rumah Edi Heri Wardoyo, sesepuh perguruan silat Pagar Nusa di Desa Ganting, Gedangan, Sidoarjo, terekam CCTV. Pelaku saat beraksi menggunakan baju serba hitam. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pelemparan botol miras hanya 1 orang. Namun gerombolan lainnya menunggu di seberang jalan.

Saat ditemui di rumahnya, Wardoyo memaparkan bahwa pelemparan terjadi pada Minggu (19/6) pagi. Dari cuplikan rekaman CCTV, pelaku datang bersama gerombolannya. Mereka berjalan dari Barat.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Saya ndak mau berandai-andai atau menuduh siapa pelakunya. Tetapi kalau dilihat dari CCTV, mereka pakai pakaian serba hitam," ujar Wardoyo Senin (20/6).

Anak dari Wardoyo bernama Dwi menambahkan bahwa insiden pelemparan, penganiayaan serta perusakan tidak hanya terjadi sekali saja. Kejadian kemarin adalah rentetan insiden teror yang dialami selama ini.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Yang dilemparkan itu botol miras kosong. Kalau dilihat sekilas seperti botol merk OT. Kejadian pelemparan nggak hanya sekali atau dua kali, mas. Sudah sejak September 2021. Yang paling sering ya lempar batu," papar Dwi.

Dwi bersama keluarga secara terpaksa menutup semua kegiatan mengaji dan kegiatan latihan pencak silat yang diperuntukkan untuk yatim piatu lantaran tidak mau adanya korban. Penutupan kegiatan belajar-mengajar dan mengaji sudah dilakukan sejak September 2021.

Baca Juga: Rumah Warga di Probolinggo Diteror Ledakan, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

"Saya sama abah diwanti-wanti untuk tidak boleh melawan. Meskipun saya sering kali menjadi tameng dan dipukuli untuk melindungi adik-adik. Kalau memang mereka menginginkan untuk tempat silat ini ditutup, saya tutup sekarang juga kok, mas. Tapi tolong biarkan kami ngaji lagi seperti dulu. Kasihan anak-anak," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.