Kamis, 18 Jun 2026 00:50 WIB

Bayi yang Dibuang di Lamongan, Diserahkan RSUD dr Soegiri ke Dinas Sosial

Bayi malang yang dibuang sebulan lalu, kini kondisinya membaik dan dirawat Dinsos Lamongan. (Foto : Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Bayi malang yang dibuang sebulan lalu, kini kondisinya membaik dan dirawat Dinsos Lamongan. (Foto : Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Masih ingat dengan bayi yang dibuang di Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, sebulan lalu? Kini bayi tersebut sudah dalam penanganan Dinas Sosial Lamongan.

Bayi perempuan yang kala itu dibuang di semak belukar tepat di belakang rumah seorang warga, ditemukan sudah dalam kondisi hipotermia, seluruh bagian tubuhnya berubah warna biru keunguan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Bayi tersebut ditangani oleh RSUD dr Soegiri Lamongan. Kini kondisinya kini sudah sehat dan diserahkan ke Dinas Sosial setempat.

"Kondisi bayi perempuan tersebut sehat, hari ini telah diserahterimakan ke Dinas Sosial setelah kurang lebih sebulan menjalani perawatan di sini (RSUD)," ungkap Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Tadi, Senin (20/6/2022).

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polres Lamongan, Iptu Suroto menyampikan hasil penyelidikan mengenai pelaku pembuang bayi tersebut masih belum membawakan hasil.

"Belum ada petunjuk yang jelas, analisa kami pembuang (orang tua) bayi bukan warga setempat. Hal itu setelah dipastikan tidak adanya pasangan sejoli yang dicurigai," ujar Iptu Suroto.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Diterangkannya pengungkapan kasus ini menemui beberapa kendala, seperti minimnya alat bukti hingga lokasi yang tidak didapati terjangkau CCTV.

"Kami tidak menemui satu pun saksi kunci, karena juga alat buktinya sangat minim. Hanya saja beberapa bukti seperti jejak bekas ban motor tidak dapat dikembangkan," tuturnya

Meski begitu, Suroto menyampaikan pihaknya akan terus mencari siapa dalang di balik pembuang bayi nahas tersebut.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Tetap kami proses, tidak akan kami tutup kasus tersebut, tidak menutup kemungkinan pelaku tertangkap," tutupnya.

Bayi malang tersebut ditemukan pada Rabu (25/5/2022) pagi sekitar pukul 01.15 WIB dini hari di Desa Baturono, Sukodadi, Lamongan. Kondisi bayi sangat memperihatinkan dengan tali pusar yang masih melekat dan hanya terbungkus kain jarik dan tas kresek.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.