Kamis, 18 Jun 2026 12:04 WIB

Sugiri Sancoko Menari Bujang Ganong Bareng 600 Siswa SD di Ponorogo

  • Penulis : Advertorial
  • | Minggu, 19 Jun 2022 15:45 WIB
Bupati Sugiri Sancoko menari massal bersama 600 siswa SD dari 21 kecamatan di Ponorogo. (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Bupati Sugiri Sancoko menari massal bersama 600 siswa SD dari 21 kecamatan di Ponorogo. (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Sebanyak 600 siswa SD di Ponorogo menari Bujang Ganong secara massal di Jalan HOS Cokroaminoto, Minggu (19/6/2022). Mereka terdiri dari siswa gabungan dari 21 kecamatan di Ponorogo.

Para siswa tampak antusias menari dengan diiringi alunan musik tradisional. Penampilannya semakin lengkap karena memakai atribut topeng ganongan, celana hitam dan kaos khas Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menariknya lagi, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdayarita juga turut serta di antara para siswa.

Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko terlihat luwes saat menari. Kelincahan pimpinan Bumi Reog tersebut membuat siswa semakin bersemangat dan tersenyum bahagia.

"Ini nanti waktu Grebeg Suro bisa digelar. Ada perpaduan antara tarian Ponorogo yang menarik serta penari sufi yang unik," kata Kang Giri.

Sugiri Sancoko dan Lisdyarita saat menari Bujang Ganong bersama 600 siswa.Sugiri Sancoko dan Lisdyarita saat menari Bujang Ganong bersama 600 siswa.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Tampilnya kesenian daerah tersebut, lanjut Kang Giri, menunjukkan Ponorogo sebagai kota budaya dan santri. Sehingga harus disinergikan dalam bentuk tarian yang bisa merangkul masyarakat.

"Anak-anak dikolaborasikan menari khas Ponorogo, karena ingin menanamkan seni budaya sejak dini. Untuk regenerasi budayawan seni Reog di Ponorogo," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, penggiat seni di Ponorogo, Sudirman mengatakan tari Bujang Ganong adalah salah satu seni tari di dalam pagelaran Reog Ponorogo. Meski tidak berlatih untuk pentas, para peserta dipastikan bisa menari Bujang Ganong terutama anak-anak. Sekaligus untuk menunjukkan bahwa Ponorogo juga dikenal sebagai kota penari.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"2019 lalu pernah ada tari massal. Yakni tari Jathil massal. Juga ada tari Krido Warok Cilik, pun sekarang tari Bujang Ganong," tambahnya.

"Sosok Bujang Ganong merupakan pejabat kerajaan yang rendah hati, tidak membedakan status sosial. Apalagi saat tampil, Bujang Ganong biasanya kocak dan memiliki keahlian bela diri," pungkasnya. (ADV)

Aksi menari Bujang Ganong di Jalan HOS Cokroaminoto, Minggu (19/6/2022).yang diikuti ratusan siswa SD.Aksi menari Bujang Ganong di Jalan HOS Cokroaminoto, Minggu (19/6/2022).yang diikuti ratusan siswa SD.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.