Minggu, 21 Jun 2026 03:35 WIB

Sajikan 1.029 Porsi Ayam Lodho Sego Gurih, Upacara Adat di Trenggalek Masuk MURI

Penyerahan piagam rekor MURI, sajian ayam lodho dalam upacara adat labuh laut.(Foto: Humas Pemkab Trenggalek)
Penyerahan piagam rekor MURI, sajian ayam lodho dalam upacara adat labuh laut.(Foto: Humas Pemkab Trenggalek)

Trenggalek - Upacara adat selamatan Labuh Laut Teluk Prigi Sembonyo di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Tradisi ini tercatat sebagai upacara adat dengan penyajian lodho sego gurih terbanyak. Total terdapat 1.029 porsi ayam lodho sego gurih yang disajikan. Lodho merupakan salah satu kuliner khas Trenggalek.

Perwakilan MURI Sri Widayati mengatakan, dari penghitungan dan verifikasi yang dilakukan jumlah sajian lodho segi gurih melebihi target yang didaftarkan. Pihak panitia awalnya mendaftarkan 1.000 porsi ayam lodho sego gurih. Namun ternyata jumlah yang terkumpul mencapai 1.029 porsi.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Wismilak Kretek Slim Klik Pecahkan Rekor MURI

"Awalnya mendaftarkan 1.000 sajian lodho sego gurih diajukan dalam acara adat selamatan Sembonyo Teluk Prigi dan saat ini tercatat sebanyak 1.029 sajian," ujarnya, Jumat (17/06/2022).

Sajian Ayam Lodho Sego Gurih.(Foto: Humas Pemkab Trenggalek)Sajian Ayam Lodho Sego Gurih.(Foto: Humas Pemkab Trenggalek)

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Rekor MURI yang dicatat dalam acara ini adalah kategori upacara adat dengan penyajian lodho sego gurih terbanyak. Rekor tercatat yang ke 10.371. Dari data MURI, di Trenggalek telah mencatatkan empat rekor sejak 2007. Yaitu, cabut gigi susu massal dengan 516 peserta, dan rekor wakil bupati termuda yang dipegang Mochamad Nur Arifin pada usia 25 tahun 10 bulan 17 hari. Kemudian rekor sajian nasi gegok terbanyak dengan jumlah 15.173 bungkus, rekor rampak barong dengan 2.750 peserta dan penggunaan batik shibori terbanyak 7.575 peserta.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini mengapresiasi upaya pencapaian rekor yang dilakukan panitia dan pemerintah setempat. Upacara adat dan makanan khas seperti Sembonyo dan Ayam Lodho perlu terus dilestarikan agar tidak dicaplok dan diakui daerah maupun negara lain.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Ini warisan leluhur yang tetap harus kita jaga dam lestarikan," ujarnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.