Minggu, 21 Jun 2026 22:55 WIB

Proprov Jatim 2022

Laga Sepak Bola Jember Vs Kota Malang Ricuh, Tiga Pemain Dikartu Merah

Kericuhan antar pemain dalam pertandingan sepak bola antara Jember dan Kota Malang di Porprov Jatim 2022 (Foto: Tangkapan layar penonton)
Kericuhan antar pemain dalam pertandingan sepak bola antara Jember dan Kota Malang di Porprov Jatim 2022 (Foto: Tangkapan layar penonton)

Jember - Pertandingan perdana sepak bola antara Tim Kabupaten Jember melawan Kota Malang dalam gelaran Porprov Jatim 2022 diwarnai kericuhan, Jumat (17/6/2022). 

Kedua tim memang sudah panas sejak awal, sehingga benturan dan adu mulut tidak terelakkan. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Pelatih Tim Sepak Bola Kota Malang, Edi Sudiarto menyebut, pertandingan hari ini tidak terlalu buruk karena berhasil menahan tuan rumah yang memiliki kualitas pemain bagus.

"Kami lihat dan puas dengan skor 1-1 ini. Tim Jember kuat dan mereka sudah lama menyesuaikan dengan lapangan. Sedangkan kita baru menyesuaikan," ujar Edi usai laga.

Terkait kericuuhan yang terjadi, Edi menegaskan bahwa hal itu terjadi karena para pemain masih muda dan memiliki emosi tinggi.

"Ya mungkin kedua pemain ini kelahirannya Tahun 2000 dan 2001, sehingga emosinya tidak terkendali. Apalagi ini pertandingan pertama," terangnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Dalam pertandingan itu, Edi kehilangan satu pemain, lantaran diganjar kartu merah. Untuk itu pihaknya akan segera melakukan evaluasi.

"Kehilangan satu pemain ini memang tidak mengganggu berlebih, karena masih ada pemain lainnya yang siap kita turunkan," tegasnya.

Edi menambahkan, dalam pertandingan hari ini skema dan taktik sudah berjalan. Namun karena insiden itu, semua menjadi terburu-buru.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Sementara pelatih Jember, M. Rofiq mengaku sedikit kecewa karena pemainya harus menerima dua kartu merah dalam laga perdana tersebut. Hal itu tentunya akan menjadi evaluasi bagi tim agar bermain lebih sabar dan tidak mudah terpancing emosi.

"Jujur saja kami kecewa dengan keputusan wasit, karena harus mengganjar dua kartu merah untuk pemain kami. Tapi kita tetap hormati keputusan itu dan kami akan bermain lebih baik di pertandingan selanjutnya," papar Rofiq.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.