Jumat, 19 Jun 2026 09:35 WIB

Gegara Lirikan, Pria di Surabaya Hajar Pengunjung Kafe hingga Tak Sadarkan Diri

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 16 Jun 2022 16:23 WIB
Satu dari tiga pelaku penganiayaan di Kafe Eleven yang diamankan polisi. (Foto: Polsek Rungkut/jatimnow.com)
Satu dari tiga pelaku penganiayaan di Kafe Eleven yang diamankan polisi. (Foto: Polsek Rungkut/jatimnow.com)

Surabaya - Berawal dari tak terima dilirik, pemuda 21 tahun warga Gunung Anyar ditetapkan tersangka usai terlibat pengeroyokan di Kafe Eleven Jalan Medokan Asri 2 Blok M-12, Surabaya. DBW (21) pemuda tersebut, mengeroyok BKW (39) yang juga warga kecamatan setempat.

DBW diamankan Unit Reskrim Polsek Rungkut dan ditahan untuk proses pemeriksaan hingga pengembangan lebih lanjut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Yang bersangkutan yang kami amankan ini, yang pertama kali melakukan penganiayaan. Juga yang pertama kali tidak terima dengan korban," terang Kanitreskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Soesanto, Kamis (16/6/2022).

Djoko menjelaskan, awal mula penganiayaan ini terjadi saat BKW sedang ngopi di kafe tersebut. Saat itulah, tiba-tiba datang tiga orang pria dalam kondisi mabuk. Korban pun spontan melihat mereka, karena saat pesan minuman di kafe dengan nada ngegas.

Tiga pelaku yang mengetahui dilihat atau dilirik korban, langsung naik pitam menghampiri korban kemudian memukulinya hingga berlumuran darah di wajah. Bahkan, karena saking kerasnya, korban sampai tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pengunjung kafe yang melihat kejadian itu, langsung menolong korban. Di situlah ketiga pelaku kemudian mencoba kabur. Hingga akhirnya, satu pelaku dapat diamankan pengunjung dan warga setempat. Selanjutnya dilaporkan ke polisi.

"Saat kami datang ke TKP. Pelaku sudah diamankan warga. Sementara korban tidak sadarkan diri. Kemudian kami evakuasi ke rumah sakit. Pelaku kami bawa ke kantor," jelas Djoko.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan terungkap, pelaku nekat menganiaya korban karena tidak terima dilirik. Pelaku juga berdalih bahwa korban menantang. Padahal, saat itu korban hanya duduk minum kopi dan main handphone.

"Saat ini kasusnya masih kami kembangkan. Karena dua teman pelaku berhasil kabur. Sekarang sudah kami tetapkan sebagai DPO. Mudah-mudahan bisa segera kami amankan," pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Gubeng itu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.