Sabtu, 20 Jun 2026 01:18 WIB

Hamil dengan Suami Orang Jadi Alasan Janda di Kediri Buang Bayinya

Bayi yang dibuang PD, janda di Kediri yang dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. (Foto: Humas Polsek Ngasem/jatimnow.com)
Bayi yang dibuang PD, janda di Kediri yang dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. (Foto: Humas Polsek Ngasem/jatimnow.com)

Kediri - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kediri mengungkap alasan PD, ibu kandung yang tega membuang bayinya di teras rumahnya sendiri di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Pada polisi, janda usia 35 tahun itu berdalih malu karena hamil di luar nikah akibat hubungannya dengan suami orang lain.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra melalui Kanit PPA, Ipda Yahya Ubaid mengatakan, dalam pemeriksaan pelaku mengaku tega membuang darah dagingnya karena malu dan takut untuk menceritakan kehamilannya kepada keluarga.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Terlebih, pelaku menyandang status janda yang sudah tidak memiliki suami karena bercerai sejak tahun 2020 lalu.

"Pelaku ini melahirkan anaknya sendiri di dalam kamar dan tidak diketahui oleh keluarganya," kata Yahya, Rabu (15/6/2022).

Mengenai ayah biologis bayi, dikatakan Yahya, pelaku menjalin hubungan dengan kekasihnya berinisial IR asal Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Bahkan, IR disebut masih memiliki istri sah.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Saat ini kasusnya masih dalam penyidikan lebih lanjut," tambahnya.

Sementara itu, bayi mungil tersebut saat ini dalam perawatan di RS Bhayangkara Kota Kediri dengan kondisi sehat.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Ngasem bersama Satreskrim Polres Kediri mengamankan PD sebagai pelaku pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki di teras rumahnya di Dusun Loksongo, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Sabtu (11/6/2022) malam.

Bayi seberat 3,1 kilogram dan panjang badan 52 sentimeter tersebut ditemukan dalam keadaan hidup, sekitar pukul 04.00 WIB.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.