Minggu, 21 Jun 2026 11:26 WIB

Korban Penipuan Rekrutmen CPNS Sidoarjo Mengaku Ditantang Pelaku

ilustrasi
ilustrasi

Sidoarjo - Kasus dugaan penipuan berkedok rekrutmen CPNS yang ada di Sidoarjo memanas. Hal ini didasari atas tantangan terduga pelaku kepada korban untuk dapat memenjarakannya.

Sebelumnya, korban warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduruan bernama RW (22) melaporkan ESN (29) atas tindakan penipuan.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Dalam keterangannya, RW memaparkan bahwa ia sempat menerima ancaman dari terlapor ESN. Jika suatu saat ESN dipenjara maka uang yang telah diberikannya senilai Rp35.000.000 tersebut tidak akan kembali.

"Ada bukti chatnya kok. Di situ dia ngomong kalau dia masuk penjara sehari aja bakal ditebus sama bapaknya. Kemudian dia ngancam kalau uang saya gak bakalan balik kalau dia sampai dipenjara," ujarnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Lebih lanjut, RW mengatakan jika proses penanganan kasusnya sempat mengalami kebuntuan. Hal ini ia rasakan karena semenjak ia lapor pada bulan Agustus 2021 lalu, dia baru kembali menjalani pemeriksaan sebagai pelapor pada Senin (13/6/2022) kemarin.

"Sudah 10 bulan yang lalu laporan awalnya, cuma saat itu masuk pengaduan aja. Makanya belum ada perkembangan lebih lanjut," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

RW berharap, kasusnya ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Polresta Sidoarjo. Harapannya, pelaku tersebut bisa segera tertangkap. Sehingga bisa menimbulkan efek jera pada pelaku dan tidak mengulangi perbuatannya.

"Dia dulunya janji saya bisa masuk salah satu dinas di Sidoarjo karena ayahnya punya slot untuk memasukkan orang. Saya sudah bayar DP-nya Rp35 juta. Sisanya bakal dipotong dari gaji kalau saya sudah diterima. Tapi sampai sekarang tidak terjadi apa-apa," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.