Senin, 22 Jun 2026 11:35 WIB

Viral Rekaman Suara Penculikan Anak di Ponorogo, Polisi Pastikan itu Tidak Benar

Salah satu warga dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Ponorogo terkait viral rekaman suara penculikan anak (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Salah satu warga dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Ponorogo terkait viral rekaman suara penculikan anak (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Polisi memastikan remakan suara penculikan anak di Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo yang viral di media sosial itu tidak benar.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo, Ipda Guling Sunaka menyebut, kepastian itu didapatkan setelah pihaknya meminta keterangan tiga orang, yaitu kepala dusun, kepala desa dan orang yang menyebarkan remakan suara itu di media sosial.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Setelah dilakukan penyelidikan, (punculikan anak) itu tidak ada. Tidak benar. Karena tidak ada TKP ataupun orang yang akan melakukan penculikan," jelas Guling, Rabu (15/6/2022).

Menurut Guling, dari keterangan tiga orang tersebut, memang ada beberapa orang yang menanyakan alamat dan alamat yang ditanyakan itu juga ada.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Sudah beberapa titik memang mereka menanyakan alamat. Mereka juga menanyakan alamat kepada orang lain," tegas dia.

Namun, penculikan anak itu tidak terjadi. Sehingga Guling meminta masyarakat menyaring betul informasi yang ada di media sosial. Bila masih ragu, bisa menanyakan ke kepolisian setempat.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Rekaman suara tentang penculikan anak itu tersebar di sejumlah grup WhatsApp di Ponorogo. Rekaman suara berdurasi 2 menit 55 detik itu diterima jatimnow.com sekitar pukul 19.46 WIB, Senin (13/6/2022).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.