Jumat, 19 Jun 2026 00:43 WIB

Masjid di Kota Malang ini Tak Menerima Kurban Gegara PMK, Begini Kata Walikota

Wali Kota Malang, Sutiaji (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Wali Kota Malang, Sutiaji (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Malang - Masjid Nurul Huda di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang meniadakan serta tidak menerima penyaluran hewan kurban saat pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Keputusan itu diambil untuk menjaga jamaah dari bahaya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Keputusan itu sesuai kesepakatan antara pengurus yayasan, takmir masjid, remaja masjid dan para ketua takmir musala.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Takmir Masjid Nurul Huda, Sutrisno Zakaria mengatakan, pihaknya tidak menyelenggarakan penyembelihan dan penyaluran daging kurban karena khawatir bila sapi maupun kambing yang dititipkan di tempatnya, mati akibat wabah PMK.

"Selain takut mati saat dititipkan, kita juga tak mau ribet-ribet dalam pelaksanaan. Soalnya panitia diharuskan menyiapkan segala keperluan, misalnya harus ada mantri hewan dan sebagainya," ujar Sutrisno, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Sutrisno mengaku, sudah ada beberapa warga yang hendak menyalurkan hewan, tapi ditolak. Meski begitu, dirinya memberikan kebebasan kepada warga untuk menyembelih hewan kurban di luar masjid.

"Maaf jangan sampai salah arti. Kalau mau tetap menyembelih di luar masjid boleh saja, kita tak melarang. Karena antusias warga cukup tinggi menyambut Idul Adha. Itu nampak saat tahun lalu ada 5 ekor sapi dan 26 kambing yang disembelih," paparnya.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyebut bahwa keputusan itu adalah hak pengelola atau takmir serta warga setempat. Namun harusnya tidak menolak, karena tugas masjid adalah menghimpun amal jamaahnya.

"Saya akan segera melakukan koordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Pesan saya tolong masyarakat tidak panik menanggapi hal ini. Meski PMK menyebar, tapi tidak menular ke manusia. Apalagi dagingnya bisa dikonsumsi, kalau sudah disembelih dengan tata cara sesuai syariat," papar Sutiaji.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.