Sabtu, 20 Jun 2026 03:52 WIB

Bocah Kecanduan Aroma Bensin di Sampang Bakal Dirujuk ke Poli Jiwa

Polisi bersama TNI dan tim kesehatan saat mendatangi rumah bocah kecanduan aroma bensin di Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Polisi bersama TNI dan tim kesehatan saat mendatangi rumah bocah kecanduan aroma bensin di Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Sampang - Polisi bersama TNI dan tim medis dari Puskesmas Tanjung kembali mendatangi rumah bocah kecanduan aroma bensin berinisial AF (4), di rumahnya Dusun Gendis, Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Tak hanya datang menyambangi AF, mereka juga membawakan sejumlah mainan untuk diberikan pada bocah tersebut. Sedangkan tim kesehatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Tanjung, dr Yunita, langsung melakukan pemantauan dan mengecek kondisi AF.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Kapolsek Camplong, AKP Budi Nugroho meminta agar keluarga AF bisa bekerjsama untuk menjauhkan anak itu dari aroma bensin maupun aroma berbahaya lainnya. Sehingga lambat laun perhatian AF bisa dialihkan dan meninggalkan kebiasaan itu.

"Keluarga juga harus telaten. Jadi meskipun anak itu menangis, jangan diperbolehkan mencium bensin supaya diam. Bisa dengan mengajak main anak," terang Budi, Selasa (14/6/2022).

Budi menjelaskan, kebiasaan yang terjadi pada AF juga banyak terjadi di daerah lain. Sehingga perlu dilakukan pencegahan sejak dini. Sebab menurutnya, kasus AF yang terjadi selama satu tahun itu bisa ditangani dengan cepat.

Baca Juga: Aksi Pencurian Motor di Malang Terekam Kamera CCTV, Pelaku Diduga Masih Bocah

"Kebiasaan itu bisa dihilangkan. Tentu dengan bantuan keluarga dan juga tim medis atau profesional yang bisa secara intens membantu anak untuk mengalihkan perhatian agar tidak terus menerus kecanduan aroma bensin," jelasnya.

Sementara Kepala Puskesmas Tanjung, dr Yunita menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan dr Mira, salah satu psikiater dari Poli Jiwa RSUD Moh Zyn Sampang. Dia juga meminta agar keluarga segera merujuk AF ke rumah sakit agar bisa mendapatkan penanganan dengan tepat.

"Kecanduan aroma bensin itu bisa merupakan salah satu ciri jika ada masalah dengan psikis anak, sehingga harus segera dirujuk. Sebab jika dibiarkan terlalu lama, bisa berdampak pada kondisi kejiwaan anak," ungkap dr Yunita.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Dia menyampaikan, ke depan AF akan dipantau secara intens oleh dokter. Selain itu upaya pencegahan harus segera dilakukan, salah satunya dengan menjauhkan anak dengan botol bensin serta bisa mengalihkan perhatian anak dengan aktif mengajak anak bermain.

"Jadi AF ini butuh didampingi terus dan diajak main, supaya bisa mengalihkan perhatiannya dari kebiasaan mencium aroma bensin tersebut," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.