Jumat, 19 Jun 2026 10:23 WIB

Sapi Sehat untuk Idul Adha Kian Sulit Didapat di Jombang, Ini Langkah Disnak

Jombang - Jumlah kasus penyakit kuku dan mulut (PMK) di Kabupaten Jombang, kian bertambah. Bahkan setiap harinya terdapat 158 ekor sapi terjangkit PMK. Imbasnya, mencari sapi yang sehat untuk kurban saat Idul Adha pun semakin sulit.

Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Jombang, Agus Susilo Sugioto menjelaskan, setiap hari kasus sapi terjangkit PMK di Jombang memang bertambah per hari.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

“Penyebaran PMK di Jombang memang setiap harinya ada penambahan,” ungkap Agus, Selasa (14/6/2022).

Dikatakan Agus, menurut catatan Dinas Peternakan ada ribuan sapi terjangkit PMK sejak bulan kemarin hingga sekarang.

"Ada penambahan per harinya sekitar 158, sehingga sapi yang sakit sejumlah 2.854 ekor. Kemudian yang sembuh ada sekitar 1.115 ekor," tegasnya.

Jumlah ini, sambung Agus, tersebar di 21 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Jombang. Untuk sapi mati ada 52 ekor, faktor yang meninggal kebanyakan usia sapi anakan atau pedet.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

"Sedangkan yang sapi dewasa kan bisa dipotong paksa, supaya tidak terlalu rugi peternaknya,” ungkap Agus.

Untuk mencegah agar penularan tidak semakin massif, Agus mengaku sejak tanggal 6 Mei dibentuklah satuan gugus tugas untuk menangani PMK. Dibentuk tim URC (unit reaksi cepat) yang beranggotakan 30 orang yang bertugas khusus menangani kasus PMK. Selain itu, dilakukan penutupan pada sejumlah pasar hewan yang ada di Jombang.

"Sesuai SE Bupati ada 10 pasar hewan, tapi yang besar ini di Ngoro sama Kabuh, kalau yang pasar yang kecil bukanya berdasarkan pasaran juka kita tutup semua," bebernya.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Khusus menjalang Idul Adha, Agus mengaku akan menyiapkan obat yang akan dibagikan ke para peternak sapi.

"Kita akan ajukan obat, melalui BTT yang ada di BPBD, sehingga obat tercukupi, sehingga peternak ini bisa lebih tenang, dan kasus PMK ini bisa segera teratasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.