Selasa, 16 Jun 2026 06:00 WIB

5 Hari di Geopark Ijen, Asesor Unesco: Sungguh Pengalaman Luar Biasa

  • Penulis :
  • | Selasa, 14 Jun 2022 09:40 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama tim asesor Unesco Global Geopark (UGG) Martina Paskova.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama tim asesor Unesco Global Geopark (UGG) Martina Paskova.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi – Tim asesor Unesco Global Geopark (UGG) Martina Paskova dan Jacob Walloe mengaku sangat terkesan selama lima hari keliling kawasan Geopark Ijen. Keindahan situs geologi berpadu keterlibatan masyarakat lokal dalam mengembangkan Geopark Ijen memberi kesan mendalam untuk mereka.

“Di sini ada laut, pegunungan, dan sekarang saya ditunjukkan tempat yang indah ini (Taman Gandrung Terakota). Budaya dan masyarakatnya yang ada di sekitar sini. Sungguh pengalaman luar biasa di Banyuwangi. Saya kagum dengan semua tempat yang saya kunjungi di sini. Negara saya (Cheko) tidak punya seperti ini," kata Martina, saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai melakukan penyampaian hasil validasi terkait Geopark Ijen, di Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi, Senin (13/6/2022).

Baca Juga: Foto: Pulau Padar Cengkerama Sunyi di Jantung Savana Timur

Selama lima hari pada 9-13 Juni, tim asesor melakukan serangkaian validasi terkait kelengkapan geopark. Baik di Banyuwangi maupun Bondowoso. Mulai warisan geologi, keanekaragaman hayati, hingga warisan budaya di kawasan Geopark Ijen.

Hari terakhir di Banyuwangi, keduanya mengunjungi Taman Gandrung Terakota di Kecamatan Licin. Taman Gandrung Terakota merupakan situs untuk merawat dan meruwat Tari Gandrung sebagai salah satu identitas budaya Banyuwangi. Di sana terdapat seribu visualisasi penari gandrung yang ditata hingga persawahan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekda Bondowoso Bambang Soekwanto, perwakilan Pemprov Jatim, dan kementerian terkait.

Di tempat ini, Martina dan Jacob kembali mengutarakan kekaguman pada alam Banyuwangi seperti tempat-tempat yang telah mereka kunjungi sebelumnya.

"Kami bisa lihat bersama, betapa indah dan luar biasanya tempat ini. Ini adalah tempat yang sangat menyenangkan," katanya.

Selama berkeliling Geopark Ijen, Martina melihat banyak tempat yang mengagumkan. Mulai gunung, laut, hutan, dan lainnya.

Baca Juga: Ponorogo Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Ini Komentar Kang Giri

"Banyak tempat yang indah dan sangat potensial. Orang-orang yang menyenangkan, budaya yang sangat menarik, haritage geopark, dan banyak lainnya," jelas Martina.

Ditambah lagi masyarakat lokal yang menjadi mitra strategis. Mereka melihat bagaimana ekosistem masyarakat lokal yang menjadi motor penggerak ekonomi di kawasan tersebut. Seperti produsen kopi yang banyak dijumpai di kawasan Ijen juga desa wisata yang ada di sekitar area. Paling mengesankan mereka adalah bagaimana internalisasi Geopark Ijen pada anak-anak muda, yang terlihat saat mereka mengunjungi SMPN 3 Banyuwangi.

“Kalian memiliki partner yang strategis untuk mengembangkan geopark. Kalian memiliki sesuatu yang sangat menjanjikan. Ini titik awal yang sangat baik dan sangat menginspirasi. Kami akan laporkan pada Unesco yang memiliki otoritas, kami sangat mendukung masuk dalam jaringan geopark global," tambahnya.

Ditambahkan Jacob, Banyuwangi memiliki geologi yang sangat unik, alam yang unik, budaya, sejarah, dan orang-orang yang menyenangkan.

Baca Juga: Malang dan Ponorogo Ditetapkan Menjadi Jaringan Kota Kreatif UNESCO

"Daerah ini telah merawat itu semua yang merupakan bagian dari geopark" kata Jacob.

Bupati Ipuk mengucapkan terima kasih pada tim asesor serta tim yang telah bekerja keras mempersiapkan geopark Ijen menuju jaringan global dunia.

"Terima kasih kami ucapkan seluruh tim yang telah bekerja keras. Kementerian, Pemprov Jatim, teman-teman dari Pemkab Banyuwangi dan Bondowoso. Semoga kerja keras kita membuahkan hasil. Insya Allah kita semua optimis Geoaprk Ijen bisa segera menyandang status UGG. Ini akan bermanfaat bagi Indonesia, khususnya daerah. Mohon dukungannya,” ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.