Senin, 22 Jun 2026 11:37 WIB

Balita Diberi Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas, Polres Jombang Turun Tangan

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha saat dikonfirmasi. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha saat dikonfirmasi. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Polres Jombang akhirnya turun tangan menyelidiki kasu balita asal Dusun Mojotengah, Desa Mojokambang, Kecamatan Bandarkedungmulyo, yang diberi obat kedaluwarsa dari Puskesmas setempat.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha mengaku kasus itu kini tengah ditangani oleh Unit Tipiter Satreskrim Polres Jombang.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Seketika berita ini berkembang kita melakukan penyelidikan. Kami dari Satreskrim menurunkan Unit Tipiter," ungkap Giadi pada sejumlah jurnalis, Senin (13/6/2022).

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang terkait.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan 3 saksi, baik itu dari Puskesmas maupun yang dari sana (korban)," tegasnya.

Dikatakan Giadi, pihak Satreskrim juga sudah mengamankan obat kedaluwarsa yang diberikan pada pasien balita usia 26 bulan tersebut.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Kemudian obat-obatan yang diberikan oleh Puskesmas sudah kita lakukan pengamanan, kita ambil dan kita labeling. Obat batuk, maupun oralitnya kita amankan," ucap Giadi.

Dijelaskan Giadi untuk perawat yang memberikan obat ke pasien balita untuk saat ini belum dilakukan pemeriksaan.

"Perawat yang memberikan belum kita periksa, karena pada saat itu belum piket. Tapi nanti kita jadwalkan pada hari Rabu," tegasnya.

Baca Juga: Puskesmas di Surabaya Tetap Buka Selama Ramadan 2026, Ini Jadwal Layanannya

Ia menyebut jika berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut ditemukan unsur pidana, maka akan ada penetapan tersangka.

"Kalau nanti setelah kita konstruksikan ada unsur pidana maka kita akan lakukan penegakan hukum secara berkeadilan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.