Senin, 22 Jun 2026 07:00 WIB

Sisihkan Rp20 Ribu Setiap Hari, Penjual Kerupuk di Jombang Bisa Berangkat Haji

Adalah Amir (49) dan Mariyam (47), penjual kerupuk asal Jombang yang naik haji.(Foto: Elok Aprianto)
Adalah Amir (49) dan Mariyam (47), penjual kerupuk asal Jombang yang naik haji.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Berbekal keuletan, pasangan suami-istri (pasutri) penjual kerupuk asal Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, bisa mewujudkan mimpi untuk berangkat ke Tanah Suci. Mereka rela menyisihkan uang hasil jualannya. Tahun ini, keduanya berangkat haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 35 Embarkasi Juanda Surabaya.

Adalah Amir (49) dan Mariyam (47). Mereka bisa mewujudkan mimpinya ke Tanah Suci berkat menabung selama 15 tahun. Setiap hari, keduanya menyisihkan uang Rp20 ribu dari hasil penjualan kerupuk.

Baca Juga: 1.198 CJH Kediri Siap Berangkat, 6 Jamaah Masih Tunggu Kepastian Kloter

"Sejak satu Tsanawiyah jualan kerupuk sampai sekarang. Kalau ingin berangkat ke Tanah Suci itu sejak duduk di sekolah Tsanawiyah," ujar Mariyam kepada sejumlah jurnalis, Senin (13/6/2022).

Amir dan Mariyam saat menunjukkan baju haji yang akan dikenakan nanti saat pergi haji.(Foto: Elok Aprianto)Amir dan Mariyam saat menunjukkan baju haji yang akan dikenakan nanti saat pergi haji.(Foto: Elok Aprianto)

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Mariyam mengaku niat kepergiannya ke Tanah Suci semata-mata ingin memenuhi rukun Islam yang ke-5. Ia pu menabung sejak 1996 di bank untuk pergi haji. Namun saat itu sang suami belum mau berangkat bersama. Jadi uangnya dipergunakan untuk keperluan lain.

"Pengantin baru sudah menabung, tapi buat bangun rumah dan buat lain-lain. Terus 2006, suami nggak mau daftar sendiri, menunggu saya. Akhirnya 2011 itu daftar haji sekalian," bebernya.

Baca Juga: Tukang Jenang Naik Haji, Nenek Marsiah Asal Kediri Jadi Jamaah Tertua di Indonesia

Adam dan Mariyam akan berangkat haji pada 29 Juni 2022. Mereka targabung dalam kloter 35 melalui Embarkasi Juanda Surabaya.

"Ya rasanya senang pak bisa pergi haji. Sudah ditunda dua tahun, akhirnya tahun ini bisa berangkat haji," tukasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.