Minggu, 21 Jun 2026 02:12 WIB

Bayi 4 Bulan di Panti Asuhan Diwek Jombang Diculik Wanita Misterius

Foto bayi yang dibawa kabur wanita tak dikenal.(Foto: grup WhatsApp)
Foto bayi yang dibawa kabur wanita tak dikenal.(Foto: grup WhatsApp)

Jombang - Bayi berusia 4 bulan yang ada di sebuah panti asuhan yang ada di Desa Watu Galuh, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, dikabarkan diculik wanita misterius.

Wanita yang belum diketahui identitasnya itu, melancarkan aksinya sembari membawa sebuah mobil Ayla dengan nomor polisi (Nopol) L 1318 MB, warna putih.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Menurut keterangan yang diperoleh, dari pihak panti asuhan, pada Sabtu (11/6/2022) sore, sekitar pukul 15.30 WIB, panti asuhan kedatangan seorang wanita dengan ciri-ciri tinggi, berkulit putih, dengan rambut pendek usia sekitar 35 tahun.

"Wanita ini menggunakan daster panjang dengan membawa mobil Ayla warna putih," ungkap Imam salah satu pengurus panti asuhan.

Usai memarkirkan kendaraannya, wanita ini mendatangi kantor panti asuhan. Dan ditemui ketua panti asuhan.

"Wanita ini ngobrol dengan Bu Ika (ketua panti) dan menjelaskan bahwa dia ingin bermain dengan anak-anak panti," ucap Imam.

Di sela-sela obrolan, wanita ini mengaku dulu semasa kuliah sering berkunjung ke panti.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Setelah mengobrol kemudian perempuan ini menuju ke ruangan bayi dan beberapa menit kemudian diikuti Bu Ika," bebernya.

Di ruangan bayi, yang ada di panti, wanita ini menggendong salah satu anak asuh panti asuhan yang berumur 4 bulan. Namun, pada saat Bu Ika melaksanakan salat ashar, wanita ini membawa kabur bayi yang digendong tanpa izin.

"Saat Bu Ika melaksanakan salat, wanita ini membawa anak asuh tanpa izin dengan mengendarai mobil Ayla warna putih," ungkapnya.

Kejadian itu, juga sempat diketahui beberapa saksi di luar panti asuhan. Beberapa orang, bahkan sempat mengejar mobil itu dan berhaisl mencatat plat nomor mobil itu.

Baca Juga: IWAPI Surabaya Rangkul Anak Disabilitas Lewat Keranjang Lebaran 2026

"Mobilnya sempat dikejar, tapi ndak nutut, pelaku lari ke arah Pandanwangi (timur),” ungkap Didit (23), saksi mata lainnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha, membenarkan adanya dugaan penculikan di panti asuhan itu. Pihaknya menyebut, sudah menerima laporan. 

“Sudah diturunkan unit Resmob. Kami laksanakan penyelidikan dan melakukan analisa cctv mas. Prioritas utama adalah keselamatan bayi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.