Sabtu, 20 Jun 2026 05:56 WIB

Pesilat di Banyuwangi Tewas Kena Tendangan, Polisi Tahan Pelatih

MD saat dilarikan ke puskesmas setempat usai sesak nafas. (Foto: Humas Polsek Siliragung/jatimnow.com)
MD saat dilarikan ke puskesmas setempat usai sesak nafas. (Foto: Humas Polsek Siliragung/jatimnow.com)

Banyuwangi - Pesilat berusia 18 tahun asal Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, tewas diduga di tangan pelatihnya sendiri saat berlatih silat di halaman rumah warga di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung.

Korban berinisial MD, disebut menerima tendangan saat latihan reflek pukulan dan tendangan. Kapolsek Siliragung AKP Abdul Rohman menyebut telah menerima laporan tersebut dari pihak keluarga korban.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Peristiwa ini terjadi ketika acara latihan pencak silat rutin di sebuah perguruan silat yang ada di Desa Kesilir. Latihannya di halaman rumah warga," ungkap Abdul Rohman, Jumat (10/6/2022).

Latihan silat, lanjutnya, berlangsung pada Rabu (8/6/2022) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, MD berlatih bersama 11 orang rekannya yang dipandu 6 pelatih.

"Ketika korban memasuki materi latihan reflek pukulan, tendangan dan bundaran, saat itu korban terkena tendangan pelatihnya di bagian dada," jelasnya.

Akibatnya korban mengalami sesak nafas dan dilarikan ke Puskesmas Pesanggaran. Dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, korban meninggal dunia.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Pihak pelatih kemudian menghubungi keluarga MD. Keluarga yang tak terima, melaporkannya ke Mapolsek Siliragung.

"Dilaporkan sekitar jam 23.30 WIB dengan sangkaan penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP," tambahnya.

Menurut Abdul Rohman, pelatih yang dilaporkan pihak keluarga korban, hanya satu orang. Pelatih berusia 17 tahun berinisial RAS asal Kecamatan Pesanggaran.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

"Kita sedang tangani kasus ini dengan melakukan pemeriksaan dan cek TKP," tegasnya.

Sementara itu, Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan ketika dikonfirmasi terpisah menyebut, kasus ini telah naik ke tingkat penyidikan.

“Sudah dinaikkan dari lidik ke sidik, dari saksi menjadi tersangka. Jadi per hari ini dilakukan penahanan terhadap pelaku,” terangnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.