Minggu, 14 Jun 2026 16:16 WIB

Drama dan Tarian Kolosal Warnai Upacara HUT Bhayangkara di Surabaya

Drama kolosal usai upacara HUT Bhayangkara di halaman Balai Kota Surabaya/Foto: Arry Saputra
Drama kolosal usai upacara HUT Bhayangkara di halaman Balai Kota Surabaya/Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Hari jadi Bhayangkara ke-72 diperingati oleh jajaran Kepolisian Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya, Korem 084/Bhaskara Jaya beserta Forkopimda dan mahasiswa Universitas Bhayangkara. Rangkaian perayaan ini dimulai dengan upacara di Taman Surya atau Halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (11/7/2018).

Saat upacara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertindak sebagai inspektur upacara. Ia pun membacakan amanat tertulis dari Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Di tanah air, kita tidak akan pernah melupakan tindakan biadab dan pengecut para pelaku bom bunuh diri yang bukan hanya menimbulkan korban jiwa warga masyarakat, tapi juga menjadikan aparat kepolisian sebagai target aksi terornya," tulis Jokowi yang dibacakan oleh Risma dalam sambutannya.

Setelah upacara selesai, perayaan itu disambung dengan drama dan tarian kolosal. Drama ini dipersembahkan oleh kumpulan Mahasiswa Surabaya yang mengatasnamakan diri sebagai Teater Bhayangkara. 

Dalam drama yang berlangsung hampir satu jam ini, diceritakan sejarah perjuangan kepolisian Indonesia saat masa penjajahan Jepang hingga terbentuknya Kepolisian RI.

Selain itu, drama itu juga menceritakan tentang perjuangan polisi dalam memberantas aksi terorisme.

Para tamu undangan terlihat sangat antusisas menyaksikan para pemain yang saling beradu akting untuk menjadi warga Indonesia dan penjajah.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan cerita dalam drama dan tarian kolosal itu merupakan sebuah komitmen dari kepolisian dan tugas dalam menjaga keamanan.

Hal itu harus dilakukan oleh semua warga Kota  Surabaya dan semua pihak dalam menjaga keaman dan ketertiban, terutama di Kota Surabaya.

"Tidak hanya polisi, pemerintah, korem, anak kecil, komunitas alim ulama. Karena ini kota kita, semua harus bergerak menjaga Surabaya," ujar Rudi.

Setelah upacara selesai, para tamu undangan dijamu oleh Risma dalam acara tasyakuran di Balai Kota Surabaya lantai 2. Acara tasyakuran itu dimulai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun bertuliskan: Hari Bhayangkara ke 72 tahun 2018 Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.