Jumat, 12 Jun 2026 20:54 WIB

Begini Modus Perangkat Desa Gumulan Jombang Sunat Bansos Minyak Goreng

Puluhan warga Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben Jombang saat unjuk rasa di kantor Desa.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Puluhan warga Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben Jombang saat unjuk rasa di kantor Desa.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Bantuan sosial (Bansos) minyak goreng puluhan warga Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, disunat dua oknum perangkat desanya.

Dalam menjalankan aksinya, dua perangkat itu menyuruh RT dan RW masing-masing penerima Bansos minyak untuk mendatangi warga dan memintai sejumlah uang.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Dengan dalih untuk membayar listrik penerangan jalan umum (PJU) di jalan desa, dua perangkat ini mengerahkan RW untuk mengambil uang kepada warga. Seperti diceritakan M. Zainal Abidin (25), salah satu korban pungutan liar (pungli) yang dilakukan perangkat Desa Gumulan.

Ditemui di kantor desa, Zainal mengaku dua kali dimintai uang usai mendapatkan Bansos. Pertama, saat penerimaan April 2022 lalu. Saat itu, ia menerima bantuan sebesar Rp600 ribu. 

“Mengambilnya di Koramil Kesamben kemudian dibawa pulang, setelah sampai di rumah baru didatangi perangkat,” ungkap Zainal, Kamis (9/6/2022).

Dikatakan Zainal, saat itu, ia didatangi ketua RW yang meminta uang sebesar Rp100 ribu. Alasannya untuk bayar listrik PJU.

"Tapi pertama itu saya tidak ada, sehingga tidak jadi,” ungkapnya.

Ia mengaku kedatangan RW itu, dilakukan selama dua kali dan tak pernah bertemu dengannya.

“Akhirnya saya berikan sendiri ke RW di rumah dia, karena tidak enak, takut juga,” ungkapnya.

Sementara tarikan kedua, dilakukan orang yang sama, setelah pencairan Nansos minyak goreng tahap kedua bulan Mei 2022. Sang RW, kembali mendatangi rumah penerima bansos untuk kembali meminta uang.

“Yang ke dua mintanya Rp25 ribu, alasannya juga sama, untuk listrik,” ucapnya.

Zainal, mengaku tak mampu menolak permintaan uang itu. Pasalnya, hal serupa juga dialami warga lain penerima Bansos di desanya. 

Baca Juga: Rangkul Warga Sekitar, DWP UIN KHAS Jember Salurkan Bantuan Jelang Iduladha

“Kalau ditanya ikhlas atau tidak ya tentu tidak ikhlas, tapi mau bagaimana lagi, saya kan juga ndak enak, takut,” lontarnya.

Namun, sambung Zainal, uang itu akhirnya dikembalikan tanpa alasan yang jelas. Zainal menyebut, minggu kemarin salah satu kepala Dusun di Desa Gumulan tiba-tiba mendatangi rumahnya dan menemui istrinya. 

Kasun itu, menyerahkan uang Rp125 ribu yang telah disetornya beberapa bulan sebelumnya.

“Katanya ndak jadi, terus dibalikin lagi, itu sudah ramai-ramai itu,” tukasnya.

Hal senada, diceritakan Nur Said. Ia juga mengaku didatangi dua kali oleh RW lingkungannya. Baik saat menerima tahap satu maupun tahap dua.

“Didatangi dua kali, tapi dua-duanya saya tolak, saya tidak mau dimintai uang,” ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

Said juga menjelaskan, alasan yang digunakan RW untuk meminta uang awalnya sama, yakni untuk pembayaran listrik PJU. Namun, saat sudah ditolak, sang RW disebutnya sempat menyebut beberapa alasan lain.

“Awalnya untuk listrik, terus ganti untuk pembangunan gapura juga, tapi tetap saya tolak.

Karena dua kali ditolak itu, Said mengaku sempat dikatai oleh RW yang melakukan penarikan. Terlebih ketika seluruh warga lainnya mau menyerahkan uang.

“Sempat dijelek-jelekan juga, katanya saya wong angel tapi saya tidak peduli,” tegasnya.

Ia juga sempat menanyakan kepada RW soal adanya penarikan itu. Namun sang RW menyebut hal itu atas perintah dua orang perangkat desa.

“Dia mengaku hanya menjalankan tugas atasannya, kaur kesra dan Kasun Gumulan 1,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.