Senin, 15 Jun 2026 14:37 WIB

18 Anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Raya Diperiksa Polisi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 09 Jun 2022 14:22 WIB
Belasan anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Raya saat datangi gedung Ditreskrimum Polda Jatim.(Foto: Zain Ahmad)
Belasan anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Raya saat datangi gedung Ditreskrimum Polda Jatim.(Foto: Zain Ahmad)

Surabaya - Sebanyak 18 anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Raya memenuhi panggilan Polda Jatim. Mereka diperiksa terkait aksi konvoi yang sempat viral beberapa waktu lalu.

"Ada 18 orang yang hadir dalam pemanggilan untuk pemeriksaan. Saat ini masih didalami keterkaitan pelanggaran hukum yang dilakukan. Kalau nanti ditemukan adanya pelanggaran undang-undang keamanan negara, kami akan teruskan ke tahap penyidikan. Kami dalami juga informasi yang berkembang di beberapa media, terkait konvoi yang beberapa waktu lalu sempat viral di seluruh Indonesia," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Amir Wilayah Khilafatul Muslimin Surabaya Raya Aminuddin Mahmud membenarkan bahwa hari ini yang memenuhi dipanggilan Polda Jatim ada sebanyak 18 orang.

"Sebelumnya (kemarin) sudah ada tiga yang dipanggil Polda Jatim, termasuk saya. Ada mantan amir wilayah yang lalu dan masulul ummah," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, petugas gabungan dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya hingga TNI melakukan pengecekan hingga penggeledahan di Kantor Sekretariat Khilafatul Muslimin wilayah Surabaya Raya di Jalan Gadel Sari Madya 1A, Kecamatan Tandes, Rabu (8/6/2022) sore. Dari penggeledahan itu, petugas gabungan menyita beberapa atribut. Antara lain bendera, buku bacaan, poster yang bertuliskan 'Indonesia Titik Awal Kebangkitan Khilafah' dan dokumen-dokumen lainnya.

Semua atribut terkait keberadaan kelompok ini diperoleh penyidik dari beberapa ruangan di dalam masjid. Bahkan selebaran yang terpasang di etalase informasi dinding masjid juga tak luput dari penyitaan petugas.

Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jati, AKBP Taufiqqurahman mengatakan, penyitaan tersebut merupakan langkah awal kepolisian melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Melaksanakan tugas untuk memimpin kegiatan penggeledahan dan penyitaan surat-surat. Ada beberapa dokumen dan surat yang kami sita. Selanjutnya nanti barang berupa dokumen-dokumen bukti semuanya itu akan dibawa di kantor untuk di analisa," kata Taufiq seusai melakukan penggeledahan.

Dia menjelaskan, penggeledahan dilakukan atas dasar konvoi yang dilakukan beberapa waktu lalu di Surabaya dan ditangkapnya Abdul Qodir Hasan Baraja, petinggi kelompok tersebut di Lampung atas dugaan makar serta dugaan ajaran radikalisme.

"Terkait dengan konvoinya dia, terkait dari pamflet, brosur yang disebarkan. Masih ada analisa nanti oleh penyidik, dikaitkan dengan keterangan saksi-saksi yang sudah dikumpulkan oleh penyidik," jelas Taufiq.

Penggeledahan dan penyitaan barang-barang ini juga dibenarkanPimpinan Khilafatul Muslimin Surabaya Raya Aminuddin. Ia turut menyaksikan penggeledahan.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Ada maklumat, flyer, bendera, struktur bagan terus buku bacaan, dan kwitansi bukti keuangan," tandas Taufiq.

Perwira dua melati itu memastikan tidak ada orang yang diamankan usai penggeledahan di Kantor Sekertariat Khilafatul Muslimin Wilayah Surabaya Raya.

"Tidak ada, sementara tidak ada (yang diamankan)," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.