Kamis, 11 Jun 2026 03:21 WIB

2 Pasar Hewan di Lamongan Tutup Jelang Idul Adha

Sterilisasi Pasar Hewan di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sterilisasi Pasar Hewan di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - 2 Pasar hewan di Kabupaten Lamongan dipastikan tidak akan melayani penjualan hewan ternak saat Idul Adha. Bahkan kini, 2 pasar hewan yang terletak di Kecamatan Tikung dan Babat sudah tutup.

"Kami tidak mau ambil resiko. Kalau belum steril atau prokes betul, kami tidak berani membuka. Tentu pembukaan pasar hewan di Lamongan harus dengan rekomendasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan," ungkap Kepala Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Lamongan Hartono kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Potensi kluster Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) apabila pasar hewan dibuka sangat besar. Meskipun sterilisasi berkali-kali, ada saja hewan yang terpapar dan bercampur satu sama lain dengan lainya. Jadi jika pasar hewan dibuka maka akan cepat tertular.

"Untuk skema transaksi penjualan, kami meminta ke dinas berwenang agar sepat mencari solusi. Mengingat Idul Adha semakin dekat," papar Hartono.

Lalu bagaimana aktivitas jual-beli di pasar hewan di luar pengawasan Pemkab Lamongan? Hartono menegaskan, para peternak dianjurkan tidak melakukan tindakan beresiko dengan menjual tanpa pengawasan atau surat sehat dari dinas berwenang.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kalau di Lamongan banyak, tapi yang kami (Perumda Pasar) kelola hanya dua. Yakni, Tikung dan Babat. Sisanya tentu perlu pengawasan," ujarnya.

Sementara itu, Medis Viterina Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan Rahendra menambahkan bahwa selain pasar hewan, penjual dadakan di pinggir jalan juga dipastikan ditiadakan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Pasar hewan dipastikan tutup. Apalagi pasar dadakan di pinggir-pinggir jalan tentu itu sangat beresiko. Jadi kalau ada yang mau mengajukan titik penjualan harus izin dulu. Kami cek apakah memenuhi seluruh sarana dan pra-sarannya," tutur Rahendra.

Disnakeswan dalam hal ini juga telah menyebar surat edaran kepada seluruh camat dan diteruskan ke desa-desa. Sedangkan penyebaran PMK di Lamongan hingga saat ini terus bertambah. Ratusan sapi terpapar dan puluhan kambing terjangkit PMK di 20 kecamatan di Lamongan. 11 Sapi juga diketahui meninggal gara-gara PMK.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.