Senin, 22 Jun 2026 07:42 WIB

Pembunuh Perempuan dalam Hotel di Kediri Dipastikan Tak Miliki Gangguan Jiwa

Polres Kediri saat merilis kasus pembunuhan wanita di dalam hotel beberapa waktu lalu (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Polres Kediri saat merilis kasus pembunuhan wanita di dalam hotel beberapa waktu lalu (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Hasil tes kejiwaan Wahyuddin Mahardika (21), pelaku pembunuhan terhadap Ifa Yunani (33) dalam hotel di Kediri menyatakan bahwa warga Desa Gudo, Kabupaten Jombang itu bukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, dari hasil tes kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri, pelaku dinyatakan sehat dan tidak memiliki gejala gangguan kejiwaan berat.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Hasilnya sudah keluar hari ini dan pelaku tidak ada tanda-tanda gejala mengalami gangguan kejiwaan berat," tegas Rizkika, Senin (6/6/2022).

Baca juga: 

Sebelumnya, Kuasa Hukum pelaku, Wawang Satriya Kusuma menyebut kliennya sebagai ODGJ. Pelaku disebut pernah menjalani rawat jalan di RSUD Jombang.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Menurut Rizkika, dengan keluarnya hasil tersebut, pelaku akan tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan undang-undang berlaku. Dan pelaku kini sudah ditahan di rutan Polres Kediri.

"Lebih lengkap, hukumannya nanti akan ada di persidangan," tambah Alumni Akpol Tahun 2013 itu.

Sementara Penyidik Satreskrim Polres Kediri juga telah melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut. Dalam rekonstruksi itu pelaku memperagakan 34 adegan.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sebelumnya, Ifa Yunani, warga Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri ditemukan tewas mengenaskan di salah satu kamar hotel di Kediri, Sabtu (14/5/2022).
Tak lama berselang setelah melakukan identifikasi, Satreskrim Polres Kediri berhasil mennangkap pelaku. Pelaku tak lain teman kencan korban, yang saling kenal melalui Facebook.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku Wahyuddin menghabisi nyawa korban dengan pisau yang dibawanya dari rumah. Dia mengaku sakit hati dengan perkataan korban saat kencan pertama. Selain itu, pelaku juga ingin menguasai harta korban, karena kesal diberi tarif kencan yang mahal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.