Minggu, 21 Jun 2026 02:05 WIB

Operasi Pekat di Kediri, 173 Tersangka Ditangkap, Didominasi Peredaran Miras

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho saat memberikan keterangan pers. (Foto: Humas Polres Kediri/Jatimnow.com)
Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho saat memberikan keterangan pers. (Foto: Humas Polres Kediri/Jatimnow.com)

Kediri - Polres Kediri mengungkap 166 kasus kejahatan dari Operasi Pekat Semeru 2022 yang digelar selama 12 hari, mulai 23 Mei sampai 3 Juni 2022. Dari hasil operasi itu, pihaknya mengamankan 173 orang tersangka.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, dari kasus tersebut terbanyak yakni kasus miras dengan 152 tersangka. Disusul tersangka judi sebanyak 10 orang, dan 8 tersangka narkoba. Sedangkan premanisme, prostitusi dan pornografi masing-masing 1 orang.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Saat ini, mereka tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Dari 166 kasus tersebut, terdapat kasus miras, judi, narkoba, prostitusi dan premanisme serta pornografi," kata Agung Setyo Nugroho, Senin (6/6/2022).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dalam operasi ini, lanjut Agung, pihaknya bersama polsek jajaran menyisir seluruh wilayah Kabupaten Kediri. Termasuk menerima laporan masyarakat di Kabupaten Kediri dalam upaya pemberantasan penyakit masyarakat ini.

"Kami sisir wilayah yang disinyalir terdapat indikasi gangguan kamtibmas," paparnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Meskipun operasi pekat sudah selesai, pihaknya menegaskan jajaran Polres Kediri akan terus melanjutkan operasi sebagai upaya untuk membasmi penyakit masyarakat di Kabupaten Kediri. Hal itu demi terwujudnya Kabupaten Kediri yang aman, kondusif, dan nyaman.

"Pada intinya Operasi Pekat Semeru 2022 ini digelar dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.