Minggu, 21 Jun 2026 10:23 WIB

Prostitusi Online di Kawasan Tambaksari Surabaya Digerebek, Mucikari Diamankan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 06 Jun 2022 15:12 WIB
Tersangka kasus prostitusi online saat diamakan polisi.(Foto: Polsek Tambaksari)
Tersangka kasus prostitusi online saat diamakan polisi.(Foto: Polsek Tambaksari)

Surabaya - Unit Reskrim Polsek Tambaksari membongkar praktik prostitusi online di Surabaya. Seorang germo atau mucikari hingga sejumlah barang bukti diamankan.

Mucikari itu adalah Mudjiono (49), warga Kupang Gunung Timur, Surabaya. Ia ditangkap saat menunggu anak buahnya, pekerja seks komersial (PSK) check in di hotel sekitaran Kaza Mal Surabaya.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Cek Dugaan Prostitusi di Eks Lokalisasi Moroseneng

Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar mengatakan, Mudjiono sudah ditetapkan tersangka dan ditahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah kami tahan. Ini masih dilakukan pendalaman," kata Akhyar, Senin (6/6/2022).

Terbongkarnya praktik prostitusi online bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya penjualan PSK yang bisa dibooking kemudian dibawa di hotel. Dari informasi itulah, Unit Reskrim Polsek Tambaksari langsung melakukan penyelidikan hingga pengintaian.

Baca Juga: Mau Jadi Samurai, Pria di Surabaya Ini Malah Jadi Tahanan

"Dari penyelidikan, anggota kemudian mendapati adanya praktik prostitusi di dalam hotel dekat Kaza Mal. Kemudian dilakukan penggerebekan dan didapati pasangan bukan istri sedang check in. Kemudian kami kembangkan dan tersangka atau mucikari dapat kami amankan di dekat hotel," jelasnya.

Bersama barang bukti, tersangka kumudian dibawa ke mapolsek untuk diperiksa. Kepada penyidik, bisnis esek-esek online itu sudah dijalankan Mudjiono selama dua bulan. Namun, dia tidak ingat berapa kali menjajakan wanita kepada pria hidung belang.

"Pengakuannya dilakukan sejak awal Maret 2022. Jadi lebih tepatnya tersangka sudah dua bulan pebih melakukan bisnisnya," tambah Akhyar.

Baca Juga: 14 Warung Kopi di Ponorogo Disegel, Diduga jadi Tempat Prostitusi

Sementara dalam modusnya, tersangka Mudjiono menawarkan para anak buahnya melalui media sosial facebook (FB). Di medsos, dia memasang sejumlah foto anak buahnya. Setelah ada yang tertarik, langsung dilanjut ke pesan WhatsApp (WA).

"Setelah ada kesepakatan, kemudian pelanggan dan wanita yang dijual tersangka menentukan tempat. Untuk tarifnya sekali kencan sampai Rp1,7 juta. Nah, di situ tersangka kemudian menjemput anak buahnya di sekitaran daerah Jarak, dekat kawasan Dolly. Kemudian diantar ke hotel dan ditunggu sampai selesei," tandas mantan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya itu.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.