Selasa, 16 Jun 2026 01:11 WIB

Masyarakat Sambat Ingin Jembatan Glendeng Tuban segara Diperbaiki

  • Penulis :
  • | Minggu, 05 Jun 2022 09:58 WIB
Nur Aziz disambati masyarakat karena Jembatan Glendeng belum juga penanganan. (Foto: Nur Aziz  for jatimnow.com
Nur Aziz disambati masyarakat karena Jembatan Glendeng belum juga penanganan. (Foto: Nur Aziz for jatimnow.com

Tuban - Hingga kini belum ada kepastian tentang nasib Jembatan Glendeng yang ditutup lantaran kondisinya yang membahayakan pengguna jalan. Padahal masyarakat sangat membutuhkan jembatan yang mengubungkan akses Bojonegoro-Tuban tersebut.

Dari pantauan di lokasi, jembatan tersebut memang sudah ditutup total. Namun beberapa pengendara motor masih terlihat nekat menyeberang. Mereka rela mengangkat motornya melewati pembatas yang telah dipasang.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Keluhan ini disampaikan masyarakat Bojonegoro-Tuban kepada wakil rakyatnya yang ada di DPRD Jawa Timur, Nur Aziz saat serap aspirasi masyarakat reses persidangan II Tahun 2022.

Menurut Nur Aziz, jembatan yang menghubungkan wilayah Tuban-Bojonegoro ini menjadi poin penting yang harus dituntaskan oleh Pemprov Jatim.

Dikatakan, status kepemilikan aset jembatan tersebut, masih abu-abu. Sehingga renovasi jembatan dengan panjang 310 meter ini tidak segera terealisasi.

Oleh karena itu, politisi PKB ini meminta Pemprov Jatim bersikap tegas terhadap nasib jembatan yang melintang di atas sungai Bengawan Solo ini. Agar segera bisa dimanfaatkan, sehingga membantu perekonomian masyarakat.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Ada penuntasan Jembatan Glendeng Kabupaten Bojonegoro yang ditutup. Supaya Pemprov bisa bersikap dan membantu sepenuhnya, karena ini butuh keterlibatan provinsi. Jika perlu diadakan dana sharing dari provinsi dan kabupaten, karena bangunnya ini kan dihasilkan dari dana sharing,” tegas anggota Komisi D ini, Minggu (5/6/2022).

Diketahui, Jembatan Glendeng yang berada di Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban akan ditutup total mulai hari ini, Sabtu (21/5/2022) pukul 10.00 WIB. Imbasnya, akses yang menghubungkan Tuban-Bojonegoro pun ikut dialihkan.

Sementara waktu arus kendaraan dari arah Tuban-Bojonegoro dialihkan melalui jalur alternatif melewati jalan Ponco-Soko dan Jembatan Kaliketek Bojonegoro.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Penutupan itu karena berdasarkan pengamatan dan kajian teknis lapangan dari dinas terkait ditemukan kondisi penurunan pilar jembatan lama dari arah Tuban, sekitar 30 Cm.

Selain itu, pile cap, yang merupakan salah satu cara untuk mengikat pondasi sebelum didirikan pilar pada bagian atasnya, sudah tidak datar atau rata lagi.

Sehingga terdapat selisih beda tinggi antara ujung pilar arah Bojonegoro dan ujung pilar arah Tuban sekitar 25 Cm, akibatnya terjadi kemiringan jembatan arah Tuban.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.