Kamis, 18 Jun 2026 20:37 WIB

Dugaan Prostitusi Terselubung di Sidoarjo, Korbannya Anak Kandung Mucikari

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Sidoarjo - Penggerebekan sebuah rumah kos di Kecamatan Candi, Sidoarjo karena diduga menjadi sarang prostitusi terselubung, sempat viral di media sosial. Kini sejumlah fakta pun terungkap.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Jatimnow.com, korban yang dijajakan Mucikari LL yang akhirnya diketahui berinisial asli YN, warga Kecamatan Prambon, ternyata anak kandungnya sendiri. Korban berinisial HA.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Kasus ini mulai menyeruak setelah pihak kepolisian berhasil menggerebek dan mengamankan 2 pria hidung belang berinisial NS dan SH serta 1 mucikari YN di sebuah rumah kos di Kecamatan Candi. Salah satu warga berinisial RK membenarkan bahwa memang YN adalah warga Prambon dan HA (15) merupakan anaknya.

"Kalau YN itu memang benar warga sini. Nah, kalau HA itu anaknya masih SMP kelas 3, kalau nggak salah. Warga tahunya YN itu kena kasus. Cuma kasusnya apa, kami warga sini nggak ada yang tahu," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (3/5/2022).

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Ia menambahkan, warga sekitar hanya mengetahui jika hingga saat ini YN belum bekerja.

"Setahu kami sebagai warga sih, YN belum kerja. Anaknya cuma satu, ya HA itu," imbuhnya.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

Diketahui sebelumnya, modus operandi yang dilakukan para joki dan mucikari yaitu dengan mengajak pelanggannya berkenalan dengan anak di bawah umur melalui media sosial. Pada penggerebekan yang dilakukan polisi beberapa saat lalu, telah diamankan 3 orang pelaku eksploitasi anak di bawah umur beserta barang bukti handphone. Bahkan joki atau mucikari menawarkan pelayanan anak di bawah umur pada pelanggan dengan tarif ratusan ribu rupiah sekali kencan, terhitung dengan biaya sewa kamar kos.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.