Senin, 22 Jun 2026 13:07 WIB

Pemain Madura United FC Jalani Tes Kesehatan di Mayapada Hospital

Pemain Madura United FC saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (Foto: Media Officer Madura United FC for jatimnow.com)
Pemain Madura United FC saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (Foto: Media Officer Madura United FC for jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang Turnamen Pra-Musim 2022, manajemen Madura United FC menggandeng Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) Mayapada Hospital Jakarta Selatan melakukan Tes Pre Competition Medical Assesment (PCMA) bagi pemain para pemain.

Media Officer Madura United FC, Ferdiansyah menjelaskan pihaknya menilai bahwa Mayapada Hospital memiliki kapasitas yang memadahi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan bagi atlet profesional.

Baca Juga: Serunya Asmorobangun Cup, Tarkam yang Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda Kediri

“PCMA adalah syarat wajib bagi semua klub profesional sebelum kompetisi. Dan kami sangat beruntung bisa bekerja sama dengan Mayapada Hospital Jakarta Selatan,” kata Ferdiansyah, Kamis (2/2/2022).

Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Benny H. Tumbelaka berucap terima kasih kepada manajemen Madura United FC yang memberikan kepercayaan kepada SITPEC Mayapada Hospital Jakarta Selatan untuk melakukan PCMA bagi pemain asal Pulau Garam itu.

"Dengan dukungan dokter multispesialis, Mayapada Hospital siap memberikan pelayanan dan mengakomodir program kebugaran serta meningkatkan performa serta ketahanan fisik bagi para pemain Madura United FC dalam kompetisi Liga 1 2022,” kata dr Benny H. Tumbelaka.

Baca Juga: Madura United Cuci Gudang, 10 Pemain Dilepas

Sementara itu pelatih Madura United FC Fabio Lefundes mengatakan bahwa atlet sepak bola dituntut untuk tidak hanya melatih teknik, tetapi juga perlu untuk melatih ketangkasan (performance) dan ketahanan permainan (endurance). Tubuh yang fit dan prima akan mengantarkan para atlet memberikan performa terbaik.

"Kami senang bahwa SITPEC Mayapada Hospital Jakarta Selatan didukung oleh tim kedokteran olahraga yang mumpuni dan mempunyai kredibilitas yang baik,” ucap Lefundes.

Sementara Bayu Gatra Sanggiawan salah satu pemain Madura United FC menilai bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan hari ini di Mayapada Hospital sangat baik untuk mengantisipasi cedera dan risiko lainnya.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Ia juga menceritakan pengalamannya bahwa di tahun 2010 dirinya pernah menderita cedera anterior cruciate ligaments (ACL) di kaki sebelah kanan yang harus di operasi oleh tim Spesialis Kedokteran Olahraga Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

“Alhamdulilah sekarang sudah pulih seperti sediakala. Semoga dengan pemeriksaan ini, bisa mengantar saya bermain lebih maksimal bersama Madura United FC,” harapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.