Minggu, 14 Jun 2026 10:18 WIB

232 Ekor Sapi Terpapar PMK, Jual Beli Hewan di Bojonegoro Dihentikan 14 Hari

Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerbitkan surat edaran penghentian sementara transaksi jual beli di pasar hewan selama 14 hari.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, sebanyak 232 ekor sapi telah terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan

Surat edaran tertanggal 29 mei 2022, dengan nomor surat 524/485/412.224/2022 ditujukan kepada Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, dan kepada Camat se-Kabupaten Bojonegoro.

Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Nurul Azizah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyampaikan, sehubungan dengan tingkat kasus penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bojonegoro terpantau mulai kasus penyakit, maka untuk sementara kegiatan transaksi jual beli di Pasar Hewan ditiadakan selama 14 (Empat belas) hari terhitung mulai tanggal 30 Mei 2022 sampai dengan 12 Juni 2022.

"Hal ini untuk menghindari terjadinya perluasan jumlah ternak yang terkena PMK yang diakibatkan dari aktifitas jual beli hewan di Pasar Hewan"

Perlu diketahui bahwa Pasar Hewan merupakan tempat berkumpulnya hewan ternak dari berbagai daerah, sehingga sangat berisiko tinggi terhadap penularan penyakit.

"Kegiatan aktifitas jual beli di Pasar Hewan akan kami evaluasi kembali sesuai dengan laporan perkembangan kasus Pengendalian dan Penanggulangan PMK di Kabupaten Bojonegoro".

Sementara itu Kabid Kesehatan Hewan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro, Sugiharti Sri Rahayu membenarkan hal itu.

Sesuai dengan surat edaran Pemkab untuk sementara kegiatan transaksi jual beli di Pasar Hewan ditiadakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 30 Mei 2022 sampai dengan 12 Juni 2022.

Baca Juga: APBD Bojonegoro Sisa Rp1,58 Triliun, Serapan Tak Memenuhi Target 80 Persen

Ia menyebutkan sebanyak 232 hewan ternak di 24 kecamatan dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro telah terpapar PMK.

"Dari 232 hewan yang terpapar penyakit mulut dan kuku, 66 hewan diantaranya sudah menunjukkan kesembuhan dan sudah mau makan," bebernya pada Selasa (31/5/2022).

Sedangkan untuk 4 kecamatan yang masih aman belum terpapar PMK yakni Kecamatan Bubulan, Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Sekar dan Kecamatan Gondang, ia berharap untuk tetap waspada.

"Selalu lakukan upaya pencegahan dengan desinfeksi di sentra-sentra ternak, edukasi kepada masyarakat, juga yang terpenting tidak memasukan hewan baru di wilayahnya," tegasnya.

Baca Juga: Respon Pemkab Bojonegoro soal Ibu Muda Ditandu 6 Kilo Gegara Jalan Rusak

Selanjutnya Sugiarti juga menambahkan saat ini juga telah dilakukan percepatan untuk pelaksanaan penanggulangan penularan penyakit PMK di Kabupaten Bojonegoro. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik.

"Jangan panik, bahwa PMK bisa disembuhkan, PMK tidak menular ke manusia, dan daging hewan yang terjangkit PMK aman untuk dikonsumsi," tandasnya.

Sementara itu disinggung tentang langkah antisipasi pengamanan hewan qurban jelang perayaan hari raya Idhul Adha, pihaknya sampai saat ini masih menunggu juknis dari pemerintah pusat.

"Belum ada juknis atau SOP dari pemerintah pusat, kami belum bisa menentukan langkah lebih lanjut, masih menunggu arahan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.