Minggu, 21 Jun 2026 05:36 WIB

Bangganya Mas Dhito saat UMKM Kabupaten Kediri Mampu Membuka Peluang

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 29 Mei 2022 19:27 WIB
Mas Dhito dalam acara Jumat Ngopi di Pendopo Kecamatan Ngasem (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito dalam acara Jumat Ngopi di Pendopo Kecamatan Ngasem (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Acara Jumat Ngopi (ngobrol persoalan dan solusi) yang diinisiasi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) mampu menghadirkan solusi pada masyarakat. Tak hanya dari pemerintah daerah, solusi juga lahir dari sesama peserta yang hadir.

Seperti acara Jumat Ngopi di Pendopo Kecamatan Ngasem, 27 Mei 2022 lalu, pelaku UMKM menawarkan solusi kepada peserta lain, soal lapangan kerja dan mitra usaha.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Agus Praptina pemilik Cabhi Craft yang beralamatkan di Perumahan Canda Bhirawa Asri, Paron, Kecamatan Ngasem menawarkan kepada siapa saja untuk bermitra.

UMKM itu memproduksi kain ecoprint, kain shibori, ecoprint kulit dan anyaman enceng gondok. Menurutnya, usaha yang digeluti itu tidak menemui kendala dalam pemasaran. Hanya saja masih kekurangan pekerja.

"Untuk ecoprint dan yang lain saya nggak ada masalah karena sudah punya pasar. Tapi yang sekarang lagi kendala buat saya untuk SDM mas bup," ujar Praptina seperti dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (29/5/2022).

Sebelum lebaran, Praptina mengaku sampai harus menolak ratusan pesanan lantaran keterbatasan pekerja. Untuk itu, Praptina berbarap setelah acara Jumat Ngopi yang dihadiri peserta dari berbagai kecamatan itu bisa mendapatkan banyak SDM untuk diajak bermitra.

"Saya berharap setelah acara ini (Jumat Ngopi) saya bisa mendapat peluang yang lebih luas untuk berbagi kreativitas sebagai sumbangsih saya kepada Kabupaten Kediri, saya membutuhkan SDM," ungkapnya.

Penuturan pelaku UMKM itu pun disambut tepuk tangan peserta Jumat Ngopi lain. Begitu pula Mas Dhito yang merasa bangga dan senang karena pelaku UMKM di Kabupaten Kediri terbukti sudah ada yang mampu memberikan peluang usaha bagi warga lain.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Terlebih, sebelumnya peserta lain menyampaikan keluhannya untuk difasilitasi mendapatkan pekerjaan dengan adanya proyek bandara.

"Nah, ini namanya gayung bersambut, yang sini nyari kerjaan yang sini butuh pekerja," tutur Mas Dhito.

Mendengar itu, Praptina memberikan semangat kepada peserta Jumat Ngopi yang lain, khususnya yang masih mengharapkan bantuan program keluarga harapan (PKH). Dia mengajak untuk lebih memilih berkarya dibandingkan mengharapkan bantuan.

"Monggo jangan mengharap dari PKH, mari berkarya. Saya singgle parent, anak saya empat bisa lulus perguruan tinggi semua," pesan Praptina disambut tepuk tangan semua peserta yang hadir.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Tak hanya peserta, Mas Dhito memuji tekad dan kerja keras pelaku UMKM itu. Menurutnya, dalam acara Jumat Ngopi itu, sosok Agus Praptina merupakan icon perjuangan dengan semangat pantang menyerah.

Mas Dhito berharap pelaku UMKM seperti Praptina ini dapat lebih berkembang. Dia meyakinkan, setelah bandara di Kabupaten Kediri beroperasi pada 2023, produk UMKM nanti bakal paling dicari.

"Ibu tetap perjuangkan, bahwa ibu punya ciri khas, seperti sepatu ecoprint. Saya berharap orang-orang seperti ibu ini semakin banyak di Kabupaten Kediri, kalau semakin banyak saya semakin senang artinya perputaran perekonomian jadi semakin bagus," pungkas Mas Dhito.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.