Senin, 22 Jun 2026 07:44 WIB

Hilang sejak Jumat, Siswa MI Ditemukan Meninggal di Sungai Catak Gayam Jombang

Tim Basarnas Surabaya dan BPBD Kabupaten Jombang saat melakukan penyisiran di sungai Catak Gayam.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Tim Basarnas Surabaya dan BPBD Kabupaten Jombang saat melakukan penyisiran di sungai Catak Gayam.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Mustofa (7) asal Dusun Kagulan, Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, dilaporkan hilang sejak Jumat (27/5/2022) siang. Pelajar madrasah ibtidaiyah (MI) akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (29/5/2022).

Robi Rega Hermanto Komandan Basarnas Surabaya menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi dari BPBD Kabupaten Jombang tentang anak yang hilang di bibir sungai.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Masih ditemukan jejak tidak dalam, dari bibir sungai," ungkap Robi, Minggu (29/5/2022).

Selanjutnya tim gabungan melakukan pencarian dengan cara manual maupun menggunakan perahu karet milik BPBD.

"Hasilnya korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jaraknya dari TKM (tempat kejadian musibah) ke tempat penemuan korban sekitar 8 kilometer, tepatnya di sebelum DAM Balongsono," terang Robi.

Robi menyebut, jasad korban ditemukan saat terapung di atas air. Kondisinya tersangkut tanaman bambu di pinggir sungai saat ditemukan.

"Korban ditemukan mengapung terkena carang bambu," tegasnya.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Ia mengaku dalam melakukan pencarian, tim gabungan mengalami sejumlah kendala. Diantaranya kedangkalan air, dan banyaknya tanaman bambu.

Sementara itu, Kapolsek Mojoagung, Kompol Purwo Atmojo membenarkan adanya peristiwa pelajar MI yang hilang sejak hari Jumat lalu.

"Kemarin hari Jumat ada laporan anak hilang. Tidak pamit orang tua. Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Kapolsek.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Purwo menyebut, berdasarkan hasil visum luar, tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dipastikan penyebabnya adalah korban terjatuh ke sungai. Jasad korban dilakukan visum luar oleh tim Inafis Polres Jombang dan selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sebelumnnya, korban terakhir diketahui keberadaannya saat bermain di halaman belakang rumah. Di sekitar rumahnya terdapat sungai Catak Gayam.

Diduga Mustofa tercebur ke sungai saat bermain. Lantaran belum juga diketemukan akhirnya kedua orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mojoagung, dan BPBD Kabupaten Jombang.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.