Jumat, 19 Jun 2026 05:40 WIB

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Investasi Bodong di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 28 Mei 2022 11:08 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Surabaya - Kasus investasi bodong berkedok arisan di Surabaya dengan total hingga Rp7 miliar, kini terus didalami Polda Jatim. Sejumlah saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Wildan Albert membenarkan telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan detail dari hasil pemeriksaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Masih proses penyelidikan. Kemarin sudah ada lima orang yang diperiksa. Itu dulu, nanti disampaikan lagi bagaimana perkembangannya," jelasnya, Sabtu (28/5/2022).

Diketahui sebelumnya, salah satu korban, Ratih Fandira Nada menceritakan, awalnya dikenalkan seseorang yang lebih dulu ikut arisan dengan janji bunga besar. Karena tertarik, wanita yang tinggal di Surabaya ini akhirnya ikut.

"Arisan atau investasi ini dikelola Anggrita. Sebenarnya ini masalah sudah terjadi dua kali. Kolaps dua kali. Jadi begini, awal saya join (Maret 2021). Si Anggrita membuka arisan dan duos (investasi). Banyak sekali orang-orang yang minat akan duos karena dia menjanjikan bunga besar dalam waktu (yang kasus pertama itu masih dikata wajar). Untuk bunga yang lumayan banyak bisa memakan waktu 1-2 bulan menerima profit," terangnya kepada jatimnow.com, Jumat (27/5/2022).

Baca Juga: Ratusan Orang Jadi Korban Investasi Bodong di Surabaya, Kerugian Capai Rp7 M

Ratih mencotohkan saat investasi Rp5 juta, Anggrita menjanjikan kembali Rp7 juta dalam waktu satu bulan. Nah, ketika berjalan selama delapan bulan dari awal dirinya join, di situlah mulai berubah.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Dia iming-iming dan mengatakan siapa yang masukan uang inves paling besar, dia akan mendapatkan hadiah iPhone, uang dan lain-lain. Nah, di situlah slot investasi plus bunga makin ngawur. Dalam waktu yang singkat dan bunga yang lebih banyak. Contoh Rp5 juta dapat Rp9 juta," sebutnya.

"Pada akhirnya tiba hari apes mungkin ya. Tepat pada bulan 10 tahun 2021, dia menyatakan kolaps atau gagal bayar. Di situ dia kemudian menjanjikan a,b,c,d sampai z. Bahkan sampai dicicil atau dibuatin cicilan melalui arisan reguler dan lain-lain," tambah dia.

Mengetahui itu, Ratih langsung ke rumah Anggrita untuk menagih uang hasil Rp43 juta dari kerugiannya yang up to hingga Rp100 juta. Selanjutnya, Ratih meminta sisa uang kerugiannya yang belum terbayarkan. Namun ia malah dimaki-maki. Anggrita menyatakan tidak mau membayar. Bahkan Ratih juga ditantang untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dari situ saya nggak terima. Waktu itu dia saya laporkan ke Polda Jatim pada 18 November 2021. Pada bulan 11 sampai 12 itu, bahkan sampai Maret 2022, dia terus menghalalkan segala cara agar tidak terlihat salah dengan cara mencicil," paparnya.

Selain Ratih, dari 250 orang yang disebut menjadi korban, 20 di antaranya juga telah melapor ke Polda Jatim.

"Baru-baru ini juga ada yang lapor banyak," katanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.