Kamis, 18 Jun 2026 01:03 WIB

Sebelum Digerebek, Produsen Arjo di Madiun Izin Bangun Pabrik Hand Sanitizer

Jeriken berisi arak jowo yang diamankan polisi usai penggerebekan di Desa Sidomulyo, Madiun. (Foto: Humas Polres Madiun Kota/jatimnow.com)
Jeriken berisi arak jowo yang diamankan polisi usai penggerebekan di Desa Sidomulyo, Madiun. (Foto: Humas Polres Madiun Kota/jatimnow.com)

Madiun - Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan tidak menaruh curiga dengan adanya rumah produksi arak jowo (arjo) di desa setempat. Mereka mengetahuinya setelah pihak kepolisian melakukan penggerebekan, Jumat (27/5/2022).

"Kedoknya malah dulu mau jadi pabrik hand sanitizer waktu mengontrak rumah. Makanya warga senang. Karena bisa merekrut tenaga kerja juga," ujar Kepala Desa Sidomulyo, Setiyo Margono.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Namun, setelah beberapa bulan mengontrak, pabrik hand sanitizer yang dijanjikan tidak kunjung buka. Alhasil warga pun terkejut setelah polisi berhasil membongkar kasus itu.

Baca juga: Polisi Gerebek Produsen Arjo di Sawahan Madiun, 5 Tersangka Ditangkap

"Pas awal kontrak itu tidak sarana prasarana (drum, alat membuat arjo) yang ada seperti ini. Sehingga saat izin kontrak saya ijinkan," terang Setiyo.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Dia menjelaskan, bahwa sering melintasi rumah produksi arjo ini. Namun tidak ada aktivitas berarti.

"Kami sering lewat di sini. Tutup, aktivitas tidak kelihatan. Kami tidak tahu kalau rumah arjo. Baunya juga tidak menyengat," jelasnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Sebelumnya, aparat Polres Madiun Kota menggrebek produsen arak jowo (arjo). Lokasinya di tengah daerah padat penduduk di Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.

"Ada lima tersangka yang kami tangkap. Mereka memproduksi arjo di rumah. Tersangka bukan warga Madiun. Mereka luar kota semua," ujar Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.